Berita

Ketua Umum Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) Provinsi Kalimantan Tengah, Afan Safrian dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining. (Foto: Dokumentasi Semmi Kalteng)

Nusantara

Hutan di Kalteng Rusak Akibat Aktivitas Ilegal

RABU, 05 NOVEMBER 2025 | 00:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyuarakan keprihatinan atas kondisi hutan di wilayah tersebut yang makin mengkhawatirkan, salah satunya diduga akibat aktivitas ilegal, termasuk tambang.

Ketua Umum Semmi Kalteng Afan Safrian berharap Polda Kalteng dan Kodam XXII/Tambun Bungai memberikan pendampingan saat pihaknya bersama Dinas Kehutanan Kalteng melakukan kunjungan lapangan ke kawasan hutan yang rusak.

Afan mengatakan, pelibatan institusi keamanan ini sangat penting, mengingat sensitivitas dan potensi konflik yang mungkin timbul di lokasi yang diduga masih marak aktivitas ilegal, seperti pertambangan dan perambahan liar di kawasan lindung.


"Kehadiran aparat diharapkan dapat menjamin tim, termasuk Semmi dan Kadishut Agustan Saining, dapat berkunjung lapangan secara independen dan profesional dalam melihat kondisi lapangan," kata Afan melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 4 November 2025.

Kunjungan ke lapangan, kata Afan, bertujuan untuk verifikasi dan validasi data kerusakan hutan dan aktivitas illegal. Dengan begitu diharapkan diperoleh data yang valid sebagai dasar untuk penegakan hukum lebih lanjut.

"Ini bukan hanya soal kritik, tapi soal penyelamatan paru-paru dunia,” kata Afan.

Tim Semmi saat ini tengah mematangkan persiapan teknis dan logistik untuk keberangkatan, sekaligus menyusun surat permohonan resmi kepada Kapolda Kalteng dan Pangdam XXII/Tambun Bungai.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya