Berita

Kegiatan panen hasil budidaya mandiri Perum Bulog. (Humas Bulog)

Nusantara

Terapkan Smart Farming, BULOG Panen Padi Hasil Budidaya Mandiri

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 18:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Berbagai upaya terus dilakukan Perum BULOG dalam modernisasi bidang pertanian. Pada Senin, 4 November 2025, Bulog melaksanakan panen padi hasil budidaya mandiri.

Kegiatan ini berlokasi di Desa Kepuh, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kegiatan panen padi varietas Inpari 32  merupakan bagian dari program Mitra Tani di lahan budidaya mandiri seluas 5,5 hektare yang menjadi bagian dari total 14,5 hektare lahan budidaya di wilayah Karawang. 

Panen ini menjadi penanda penting keberhasilan implementasi Good Agriculture Practices (GAP) sekaligus bukti nyata bahwa efisiensi dan produktivitas pertanian dapat dicapai tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.


Dalam kegiatan budidaya Mitra Tani ini, Perum BULOG menerapkan sepenuhnya teknologi pertanian modern berbasis efisiensi dan keberlanjutan, antara lain penggunaan varietas unggul benih bersertifikasi, pemupukan berimbang menggunakan drone, penggunaan biostimulan (nutrisi tanaman), biopestisida, serta combine harvester machine (CHM) pada proses panen.

Dengan penerapan teknologi tersebut, produktivitas panen dengan dasar ubinan yang dilakukan oleh BPS Karawang mencapai 7,2 ton per hektare, meningkat dibandingkan musim tanam sebelumnya. 

Hasil ini menjadi indikator kuat bahwa pendekatan berbasis sains dan teknologi membawa dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas sekaligus menjaga kesehatan ekosistem pertanian.

Kegiatan panen ini dihadiri oleh Wakil Direktur Utama Marga Taufiq dan jajaran Direksi Perum BULOG serta Anggota Dewan Pengawas Perum BULOG.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah BULOG sejalan dengan arah pembangunan pangan nasional yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada keberlanjutan,” ujar Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Marga Taufiq.

Kegiatan ini turut dihadiri para tamu undangan dari berbagai instansi, antara lain perwakilan dari Kepolisian Resor Karawang, Komando Distrik Militer (Kodim) Karawang, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang, Pemerintah Kecamatan Jatisari, serta Pemerintah Desa Jatibaru. 

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan dan sinergi lintas sektor dalam mendorong keberhasilan program Mitra Tani yang dikembangkan oleh BULOG untuk memperkuat sektor pertanian nasional.

“Pemanfaatan teknologi ramah lingkungan seperti drone untuk efisiensi pemupukan dan pestisida biologis untuk menjaga kualitas tanah dan air merupakan bentuk nyata komitmen kami dalam membangun pertanian masa depan yang hijau, tangguh, dan berdaya saing,” lanjutnya.

Pengolahan hasil gabah dari panen Mitra Tani ini dilakukan menggunakan fasilitas milik Perum BULOG, yaitu Sentra Penggilingan Padi (SPP) Karawang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya BULOG dalam memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, sekaligus mengoptimalkan aset perusahaan untuk mendukung ketersediaan pangan nasional.

Kegiatan panen di Karawang ini mempertegas peran BULOG sebagai pelopor inovasi dalam penguatan rantai pasok pangan nasional, tidak hanya melalui pengelolaan logistik dan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), tetapi juga melalui pengembangan budidaya mandiri yang adaptif terhadap perubahan iklim dan kemajuan teknologi.

Lebih dari sekadar panen, kegiatan ini merefleksikan transformasi menuju sistem pertanian cerdas (smart farming) yang efisien, ramah lingkungan, dan berbasis data.

Panen padi dengan varietas Inpari 32 di Karawang menjadi simbol sinergi antara petani, teknologi, dan keberlanjutan. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model penerapan bagi daerah lain, sekaligus mempertegas posisi Perum BULOG sebagai penggerak utama pertanian hijau Indonesia menuju kedaulatan pangan nasional.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya