Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Perintahkan KAI Cek Jalur Rawan Banjir-Longsor Jelang Nataru

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 19:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk meningkatkan kesiapan jelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. 

Salah satu yang ditekankan adalah memastikan keamanan seluruh jalur kereta, terutama yang rawan banjir dan longsor.  

“Menyambut Nataru, beliau (Presiden Prabowo) juga memerintahkan kami untuk mengecek secara detail daerah-daerah rawan, terutama daerah rawan banjir, daerah rawan longsor dalam hal ini,” kata Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, usai menemui Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 November 2025.  


Selain kesiapsiagaan menjelang Nataru, Bobby juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian besar pada peningkatan kapasitas dan kualitas layanan transportasi massal, khususnya KRL Jabodetabek yang kini padat penumpang pada jam sibuk.  

“Saya jelaskan juga bahwa sekarang itu pada jam sibuk, KRL kita itu sudah berdempet-dempetan. Beliau sangat concern sekali dengan itu, maka beliau sampaikan secepatnya kita balam menambah gerbong,” ujarnya.  

Presiden Prabowo juga meminta agar seluruh fasilitas di stasiun dan lintasan diperbaiki, dengan fokus pada aspek kebersihan dan kenyamanan penumpang, terutama bagi perempuan. 

“Nyamankan penumpang terutama yang perempuan, stasiun, lintasan kereta dan gerbong harus bersih, terutama peningkatan-peningkatan fasilitas di stasiun dan lintasan,” sambung Bobby.  

Untuk mendukung instruksi tersebut, KAI telah memesan 12 rangkaian kereta baru dari PT INKA dan 11 rangkaian dari Tiongkok. 

Dari total itu, delapan rangkaian asal Tiongkok sudah beroperasi penuh, sementara tiga lainnya akan menyusul bulan ini setelah lulus uji teknis dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).  

“Target dengan kereta INKA sampai dengan pertengahan tahun depan sudah akan beroperasi 12,” jelas Bobby.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya