Berita

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Dukung Program KAI Siapkan Kereta Subsidi Khusus Petani dan Pedagang

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 19:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap langkah PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang menyiapkan layanan kereta khusus bagi petani dan pedagang kecil. 

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan hal itu usai menemui Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 November 2025.  

“Tadi kami laporkan kepada Bapak Presiden bahwa kami sudah menyiapkan juga kereta khusus petani dan pedagang. Beliau sangat mendukung sekali, karena ini adalah mensupport untuk ekonomi rakyat di bawah,” ujar Bobby usai pertemuan. 


Menurut Bobby, Presiden juga memberikan arahan agar kapasitas layanan kereta subsidi tersebut terus ditingkatkan.

“Beliau memberikan beberapa arahan juga untuk menambah kapasitas dari kereta petani dan pedagang ini,” tambahnya.  

Bobby menjelaskan, saat ini KAI telah memiliki delapan unit kereta khusus petani dan pedagang, dan akan segera menambah jumlah serta jalur pelayanannya.

Layanan perdana kereta petani dan pedagang akan diluncurkan di Merak dalam waktu dekat. Kereta tersebut akan beroperasi sesuai jam aktivitas petani dan pedagang, yaitu pagi dan sore hari.  

“Kita akan luncurkan di Merak dulu, di bulan ini kita luncurkan,” kata Bobby. 

Untuk tahap awal, rute layanan akan melayani perjalanan Merak hingga Rangkasbitung dan secara bertahap akan diperpanjang ke Tanah Abang, Jakarta. 

Bobby menegaskan, layanan ini merupakan transportasi bersubsidi dengan harga tiket lebih murah dibanding kereta reguler. 

“Nanti kita akan bikin tier-nya, yang jelas ini adalah memang subsidi kepada petani dan pedagang. Akan lebih murah, karena logikanya mereka tidak mampu untuk menyewa mobil atau truk,” jelasnya. 

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya