Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Harga Minyak Naik Tipis di Awal Pekan

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 11:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia sedikit menguat pada awal perdagangan Senin, 3 November 2025, setelah kelompok produsen minyak OPEC+ memutuskan menunda rencana kenaikan produksi pada awal tahun depan.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 47 sen atau sekitar 0,7 persen menjadi 65,24 Dolar AS per barel, setelah sebelumnya juga menguat 7 sen pada Jumat lalu. Sementara minyak mentah jenis WTI naik 45 sen atau 0,74 persen ke posisi 61,43 Dolar AS per barel, melanjutkan kenaikan 41 sen di sesi sebelumnya.

OPEC+ menyepakati peningkatan produksi sebesar 137.000 barel per hari pada Desember 2025, sama seperti yang dilakukan pada Oktober dan November.


Namun, dalam pernyataannya, OPEC+ menyebut bahwa delapan negara anggota akan menunda peningkatan produksi untuk Januari hingga Maret 2026 karena faktor musiman dan kondisi pasar global yang belum pasti.

Analis energi dari RBC Capital, Helima Croft, mengatakan keputusan itu menunjukkan sikap hati-hati OPEC+ menghadapi ketidakpastian pasokan dan kemungkinan melemahnya permintaan minyak pada kuartal pertama tahun depan.

"Ada banyak alasan untuk bersikap hati-hati mengingat ketidakpastian mengenai kondisi pasokan di kuartal pertama dan antisipasi melemahnya permintaan," ujarnya.

Croft juga menyoroti bahwa Rusia masih menjadi faktor penting yang tidak menentu, menyusul sanksi baru dari Amerika Serikat terhadap perusahaan minyak besar Rosneft dan Lukoil, serta serangan yang terus berlangsung terhadap infrastruktur energi Rusia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya