Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia (YouTube Kabar Golkar)

Politik

Bahlil Ingin Golkar Tetap Jadi Kekuatan Politik Utama pada 2029

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 03:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Selain penguatan struktur, strategi Golkar akan mengandalkan percepatan regenerasi dalam menghadapi Pemilu 2029.

Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dalam acara Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu 2 November 2025.

Bahlil menilai komposisi pemilih Pemilu 2029 didominasi kelompok usia 17-50 tahun, dengan porsi mencapai 73 persen populasi pemilih. Oleh karena itu, partai dituntut adaptif terhadap dinamika anak muda.


"Ke depan bukan yang besar mengalahkan yang kecil, tapi yang cepat mengalahkan yang lambat. Golkar harus kreatif, inovatif, dan memberi ruang lebih besar kepada anak muda," kata Bahlil.

Bahlil menyebut bahwa Golkar telah memiliki tradisi regenerasi, mencontohkan kehadiran sejumlah kader muda yang kini duduk di parlemen nasional.

Bahlil menegaskan, perubahan tersebut harus terus diperluas agar Golkar tetap relevan di era kompetisi politik yang semakin cepat.

Dalam forum tersebut, Bahlil mengapresiasi peningkatan kursi Golkar di Sultra pada Pemilu 2024. Namun, ia mengingatkan agar Musda bukan sekadar forum seremonial memilih ketua, melainkan momentum menyusun program, rekomendasi, dan strategi pemenangan yang lebih kuat.

Bahlil juga menekankan agar kader menjaga soliditas dan merangkul semua pihak pasca-Musda. Dengan kombinasi target politik yang agresif, konsolidasi struktural hingga desa, serta fokus pada pemilih muda, Golkar berharap mempertahankan posisinya sebagai salah satu kekuatan politik utama di Indonesia pada Pemilu 2029.

"Partai ini hanya bisa kuat jika kompak. Kita harus rapatkan barisan demi target yang lebih besar,” pungkas Bahlil.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya