Berita

Pertamina Patra Niaga dan warga memanen sayuran dalam Program Pekarangan Pangan Lestari. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Pertamina Panen Sayur Bareng Kelompok Wanita Tani Sulawesi

MINGGU, 02 NOVEMBER 2025 | 23:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Baji Minasa memanen sayuran berbagai jenis, mulai dari kangkung, bayam, sawi, selada, cabai, hingga bawang di kebun KWT Dusun Pao-Pao, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Minggu, 2 November 2025.

Panen bersama ini dibalut dalam Program Pekarangan Pangan Lestari yang diinisiasi oleh Pertamina Patra Niaga Sulawesi melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin dengan memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif dan berkelanjutan.

Dengan sistem tanam organik dan perawatan rutin, kebun ini kini menjadi contoh inspiratif tentang bagaimana pekarangan rumah disulap menjadi sumber pangan sekaligus ruang kebersamaan warga.


“Kami sangat bersyukur berkat arahan dan bantuan CSR Pertamina AFT Hasanuddin bisa memenuhi kebutuhan dapur sendiri. Dulu pekarangan kami kosong, sekarang jadi tempat berkumpul, berbagi, dan menambah penghasilan,” kata Ketua KWT Baji Minasa, Syamsiah.

Kegiatan panen ini menjadi bukti nyata masyarakat bisa mandiri memenuhi kebutuhan pangan melalui pengelolaan lahan yang produktif.

"Kami sangat bangga dapat berkolaborasi dengan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan perempuan desa. Semoga keberhasilan ini menginspirasi kelompok lain untuk melakukan hal serupa,” tambah Aviation Fuel Terminal Manager Pertamina Patra Niaga AFT Hasanuddin, Andreas Yanuar Arinawan.

Acara panen bersama ini juga dihadiri perwakilan Pemerintah Desa Baji Mangngai, penyuluh pertanian BPP Mandai, Tim Penggerak PKK, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Setelah panen, para peserta menikmati hasil sayur segar sambil berbagi cerita seputar pengalaman bercocok tanam, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya