Berita

Penandatanganan kerja sama BPKH Limited dan Saudi Arabia Railways (SAR). (Foto: Dokumentasi BPKH)

Bisnis

BPKH Limited jadi Agen Resmi Tiket Kereta Cepat Haramain

MINGGU, 02 NOVEMBER 2025 | 00:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui anak usahanya di Arab Saudi, BPKH Limited, menggandeng Saudi Arabia Railways (SAR) sebagai agen resmi penjualan tiket Kereta Cepat Haramain rute utama Mekkah–Madinah untuk jemaah haji dan umrah asal Indonesia. 

Melalui Online Travel Agency (OTA) yang dikembangkan, biro perjalanan haji dan umrah dapat melakukan reservasi tiket secara real-time dengan tarif kompetitif.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menegaskan langkah ini menjadi bagian dari ekspansi investasi BPKH di Tanah Suci.


“Kerja sama ini merupakan bagian dari strategi BPKH dalam menghadirkan nilai manfaat nyata bagi jemaah Indonesia melalui entitas investasinya di Arab Saudi,” ujar Fadlul dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 1 November 2025.

Mudir BPKH Limited, Sidiq Haryono mengatakan pihaknya menyasar model kemitraan B2B bersama travel agent guna menyesuaikan karakter keberangkatan jemaah Indonesia yang didominasi dalam bentuk rombongan.

“Para travel agent Indonesia akan memperoleh benefit yang lebih baik karena bertransaksi langsung dengan perusahaan milik Indonesia sendiri,” tuturnya. 

Ia memastikan pemesanan tiket kereta cepat dapat dimulai bulan ini dengan special rate yang akan berlanjut hingga lima tahun ke depan.

Chairman SAHL Group Hisham Alhadi menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan proyek bisnis internasional yang memberi manfaat bagi negara-negara Muslim.

Dengan terobosan ini, BPKH Limited menargetkan penguatan ekosistem layanan haji–umrah Indonesia sekaligus membuka peluang usaha baru di sektor transportasi dan digitalisasi perjalanan jemaah.


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya