Berita

Penutupan Velox Hunting Competition Online III-2025 di Kompleks BIN, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu, 1 November 2025. (Foto: Istimewa)

Olahraga

Velox Hunting jadi Ajang Soliditas dan Pengabdian Pemburu

SABTU, 01 NOVEMBER 2025 | 20:23 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Velox Hunting Competition Online III-2025 bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah memperkuat solidaritas dan tanggung jawab sosial para pemburu.

Begitu dikatakan Ketua Umum Velox Et Exactus Shooting Klub, Brigjen Pol Arman Achdiat dalam penutupan Velox Hunting Competition Online III-2025 di Kompleks BIN, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu, 1 November 2025.

Arman menyampaikan rasa syukur karena kegiatan tahunan itu dapat berjalan lancar di tengah kondisi cuaca ekstrem.


“Mudah-mudahan hari ini kita bisa berbahagia secara keseluruhan, diberikan kesehatan dan keselamatan. Kita baru saja melaksanakan kegiatan Velox Hunting ketiga secara online,” ujar Arman.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan simbol semangat kebersamaan antara aparat penegak hukum, pemburu profesional, dan masyarakat sipil yang tergabung dalam Velox Et Exactus.

“Tiga tahun terakhir penuh tantangan. Dari masa Covid-19 hingga kini, tapi semangat Velox tidak pernah padam. Tahun depan kami targetkan dua kali pelaksanaan,” tambahnya.

Arman juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam dalam berburu. Ia mengingatkan agar pemburu tidak menembak babi betina atau anak untuk menjaga populasi satwa.

“Kita tidak membasmi habis, tapi mengendalikan. Karena berburu bukan sekadar menembak, tapi juga soal etika dan keseimbangan ekosistem,” tegasnya.

Selain memeriahkan HUT ke-6 Velox Et Exactus dan HUT ke-80 TNI, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi nasional bagi komunitas pemburu dari Sabang sampai Merauke.

Arman berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar menjadi tradisi pembentukan karakter sportif, disiplin, dan peduli lingkungan bagi generasi penerus.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya