Berita

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Ketua Bawaslu Anggap Aneh Laporan Gabdem, Ini Alasannya

JUMAT, 31 OKTOBER 2025 | 14:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bukti pelaporan terkait dugaan korupsi pengadaan command center dan renovasi gedung dianggap Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja tidak memiliki bukti yang kuat.

Ia menyebut pelaporan Gerakan Arus Bawah Demokrasi (Gabdem) memakai data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang telah dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Karena kalau dari segi laporan, laporannya kan pakai data BPK ya katanya? Kan ini WTP, gimana pakai data BPK, terus WTP? Itu kan pertanyaannya, aneh-aneh juga jadinya," tegas Bagja kepada RMOL di Jakarta, Jumat, 31 Oktober 2025.


Ia tidak mempersoalkan jika ada pihak tertentu yang mempertanyakan akuntabilitas Bawaslu. Namun menurutnya, fakta yang disajikan pelapor bukan terbilang baru.

"Bukti barunya apa? Kan ya monggo saja. Tapi yang jelas, semua proses telah dilakukan. Dan juga kali ini kok agak-agak aneh aja. Tapi sudahlah, kita tidak mempersoalkan keanehannya dan lain-lain," ucapnya.

Lebih lanjut, Anggota Bawaslu dua periode itu meyakini segala proses pengadaan command center zam renovasi gedung kantor Bawaslu RI telah sesuai peraturan perundang-undangan terkait yang berlaku.

"Menurut kami sudah benar apa yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu. Dan tidak ada kemudian hal-hal yang melanggar peraturan perundang-undangan," jelas Bagja.

"Dan mungkin teman-teman ya harus melihatnya secara objektif juga karena toh hasil dari pemeriksaan BPK adalah wajar tanpa pengecualian," pungkasnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya