Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Modal Kian Bergairah, BEI Siapkan 6 Lighthouse IPO di 2026

JUMAT, 31 OKTOBER 2025 | 07:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan 50 perusahaan baru melantai di bursa (IPO) pada  2026. Angka ini meningkat dari realisasi tahun ini yang baru mencapai 23 IPO hingga 24 Oktober 2025.

Direktur Utama BEI, Iman Rachman, optimistis target tersebut tercapai seiring meningkatnya minat perusahaan untuk menghimpun dana di pasar modal.

“Tahun depan kita menargetkan 50 IPO saham. Fokus kami bukan hanya menambah jumlah, tapi juga meningkatkan kualitas perusahaan yang tercatat,” ujar Iman di Jakarta, dikutip Jumat 31 Oktober 2025.


Selain jumlah IPO, BEI juga menargetkan peningkatan jumlah efek baru menjadi sekitar 555 efek, naik dari target sebelumnya 400 efek.

Iman menjelaskan, BEI akan terus mendorong perusahaan besar dengan kapitalisasi pasar di atas Rp3 triliun untuk bergabung melalui program Lighthouse IPO. Perusahaan dalam kategori ini memiliki free float minimal 15 atau setara dengan nilai saham publik di atas Rp700 miliar.

“Tahun ini targetnya lima Lighthouse IPO. Tahun depan kami tingkatkan menjadi enam perusahaan besar,” jelasnya.

Hingga 24 Oktober 2025, terdapat 955 saham tercatat di BEI. Total penghimpunan dana dari seluruh efek mencapai Rp202,6 triliun, sebagian di antaranya berasal dari perusahaan lighthouse seperti PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), PT Catur Dharma Indera Analitika Tbk (CDIA), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS).

BEI berharap peningkatan jumlah dan kualitas IPO pada 2026 dapat memperkuat posisi pasar modal Indonesia di tingkat regional sekaligus menarik lebih banyak investor domestik dan asing.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya