Berita

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Tangkapan layar YouTube DPR)

Politik

HAJI 2026

Disiapkan Embarkasi Baru di Cipondoh dan Yogyakarta

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 12:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) berencana menambah dua titik embarkasi baru untuk pelaksanaan ibadah haji 2026, yakni Embarkasi Cipondoh, Banten dan Embarkasi Yogyakarta. Penambahan itu dilakukan guna meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses layanan bagi para jemaah haji.

“Kami berencana untuk menambah asrama haji Cipondoh sebagai asrama haji embarkasi, dan embarkasi Yogyakarta,” kata Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 28 Oktober 2025.

Menurut Dahnil, Asrama Haji Cipondoh sudah memiliki fasilitas memadai, mulai dari akomodasi, aula kedatangan dan keberangkatan, ruang untuk custom, immigration and quarantine (CIQ), hingga dapur. Nantinya, seluruh jemaah asal Provinsi Banten akan berangkat dan pulang melalui embarkasi tersebut.


Selain itu, Kemenhaj juga menyiapkan Embarkasi Yogyakarta sebagai alternatif pemberangkatan bagi jemaah dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sebagian Jawa Tengah.

“Direncanakan akan memberangkatkan sebanyak 8.431 jemaah dari 11 kabupaten-kota yang berasal dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Gunung Kidul, Kabupaten Kulonprogo, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Temanggung,” kata Dahnil.

Dahnil menambahkan, pemilihan daerah-daerah tersebut didasarkan pada kedekatan geografis dengan lokasi embarkasi Yogyakarta. Adapun fasilitas asrama haji akan memanfaatkan dua hotel di sekitar Bandara Yogyakarta yang telah memenuhi standar pelayanan embarkasi haji.

“Untuk biaya akomodasi konsumsi jemaah saat di hotel mengikuti besaran BPIH yang telah ditetapkan dalam kesepakatan Panja BPIH nanti,” kata mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya