Berita

PLN memasok listrik di dapur makan sehat bergizi gratis di Karimun. (Foto: Dokumentasi PLN)

Nusantara

PB HMI Dukung PLN Pasok Listrik Andal untuk Program MBG

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 09:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mendukung PT PLN dalam memastikan pasokan listrik andal bagi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah di 31 provinsi.

“Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar kebijakan sosial, tetapi investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul," kata Wasekjen PB HMI, Alwi Hasbi Silalahi melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa 28 Oktober 2025.

Menurutnya, keterlibatan PLN merupakan bagian dari komitmen BUMN dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan nasional. Melalui kesiapan infrastruktur kelistrikan di lokasi Sentra Produksi dan Penyimpanan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG, PLN memastikan suplai listrik stabil untuk kebutuhan produksi, pendinginan, dan distribusi makanan bergizi.


“PB HMI memandang langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial BUMN yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” kata Alwi.

Alwi menambahkan, dukungan PLN terhadap MBG juga selaras dengan program Electrifying Agriculture, yang memperkuat rantai pasok pangan nasional melalui penerapan energi bersih di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

“Energi listrik menjadi penggerak utama modernisasi pertanian dan industri pangan. Dari mesin pengolah hasil tani hingga sistem pendingin ikan, semua bergantung pada pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan,” kata Alwi.

Ia juga menilai sinergi antara pemerintah dan BUMN dalam program MBG sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

“Langkah ini menunjukkan komitmen kolaboratif yang kuat dalam memperkuat fondasi gizi nasional. PB HMI mendukung penuh upaya ini dan siap berperan aktif mengawal pelaksanaannya di daerah-daerah,” pungkas Alwi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya