Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: RMOLJateng/Dian Tanti)

Politik

Jokowi Tidak Membahas Dugaan Markup Whoosh

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 02:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi akhirnya buka suara soal polemik proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Dalam pernyataannya, Jokowi fokus membahas tujuan utama Whoosh sebagai proyek investasi jangka panjang sekaligus solusi kemacetan di Jabodetabek dan Bandung.

"Kita harus tahu masalahnya dulu. Di Jakarta itu kemacetannya parah sudah sejak 30-40 tahun yang lalu, Jabodetabek juga kemacetannya parah," kata Jokowi, Senin, 28 Oktober 2025.


Dari rentetan penjelasan Jokowi, tidak ada satupun disinggung solusi mengatasi utang yang ditimbulkan akibat proyek Whoosh yang ia garap dengan menggandeng China.

Termasuk soal isu dugaan markup yang kini memanas. Bahkan isu dugaan markup yang ditaksir mencapai 3 kali lipat ini tengah diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dugaan markup ini sebelumnya turut disuarakan mantan Menkopolhukam Mahfud MD yang menyebut biaya per kilometer kereta Whoosh di Indonesia mencapai 52 juta Dolar AS, jauh lebih tinggi dari perhitungan di China yang hanya sekitar 17-18 juta Dolar AS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya