Berita

Suasana di salah satu koridor RSUD Dr.TC Hilleres Maumere, Kabuparen Sikka. (Foto: Paul Emes)

Nusantara

Bupati Sikka Tegaskan RSUD TC Hillers Maumere Punya Dokter Anestesi Aktif

SENIN, 27 OKTOBER 2025 | 16:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka menegaskan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hillers Maumere memiliki dokter anestesi yang aktif bertugas. 

Hal itu ditegaskan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kagi meluruskan opini yang ditulis pengamat kebijakan dan pemerhati NTT Paul Emes dalam artikel berjudul, Krisis Kemanusiaan di Jantung Flores yang Sunyi dari Suara Wakil Rakyat, Ruang Operasi Jadi Ruang Duka. Artikel antara lain menyinggung sejumlah pasien meninggal dunia karena tidak sempat menjalani operasi karena ketiadaan dokter anastesi.

“Kita punya dokter anestesi dari program penugasan khusus Kementerian Kesehatan, dr. Yoga. Beliau masih aktif bertugas di RSUD TC Hillers, dan kontraknya berlangsung selama satu tahun,” tegas Bupati yang akrab disapa JPYK saat dihubungi RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin, 27 Oktober 2025. 


Mengenai desas-desus yang menyebut RSUD TC Hillers tidak memiliki dokter anestesi muncul setelah adanya kasus seorang ibu hamil yang harus dirujuk ke RSUD Larantuka beberapa waktu lalu. Namun, JPYK menegaskan, rujukan tersebut dilakukan karena kondisi khusus.

“Soal ibu hamil yang dirujuk ke Larantuka itu, karena saat itu dr. Yoga sedang mengikuti konferensi nasional para dokter anestesi di Riau yang berlangsung hingga 21 Oktober 2025. Setelah itu beliau kembali ke Maumere dan kembali bekerja sebagaimana mestinya," tegas JPYK.

“Dokter anestesi di Larantuka juga bukan dokter anestesi permanen, tetapi itu dokter residen dari Universitas Udayana, yang memang saat itu ada di tempat dan tidak ikut konferensi, sehingga pilihannya rujuk ke Larantuka," ungkapnya.

JPYK menambahkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka juga sedang berupaya menambah tenaga dokter spesialis untuk memastikan pelayanan rumah sakit tetap optimal di masa mendatang. 

Sebagai langkah strategis memperkuat layanan kesehatan, Pemkab Sikka tengah menjalin kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM). Melalui kerja sama tersebut, RSUD TC Hillers akan mendapat tambahan dokter residen spesialis anestesi dan obstetri-ginekologi (obgyn).

JPYK menyebut, dalam waktu dekat pihak Fakultas Kedokteran UGM akan melakukan visitasi ke RSUD TC Hillers untuk meninjau kesiapan fasilitas rumah sakit sebelum penugasan dokter residen dilakukan.

“Tujuannya agar kalau salah satu dokter berhalangan, ada yang bisa menggantikan. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” jelasnya. 

Lebih jauh, JPYK juga kembali mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya informasi yang tidak jelas sumbernya, terutama yang beredar di media sosial. 

Ia memastikan Pemkab Sikka terus berkomitmen memperkuat sektor kesehatan, baik melalui peningkatan fasilitas maupun penambahan tenaga medis.

“Kita terus berupaya agar RSUD TC Hillers tetap menjadi rumah sakit rujukan utama dengan pelayanan yang prima. Pemerintah tidak tinggal diam menghadapi tantangan tenaga kesehatan, tapi terus bekerja mencari solusi,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, telah melakukan kunjungan resmi ke UGM Yogyakarta pada 22 September 2025 sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Sikka dan universitas tersebut.

Dalam pertemuan itu, Wabup Simon bertemu langsung dengan dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D, Wakil Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM, serta sejumlah dosen. Pertemuan tersebut disambut positif oleh pihak kampus. 

“Kami menyambut baik rencana pelaksanaan program tersebut, dan kita akan terus berkoordinasi untuk membahas beberapa hal di pertemuan-pertemuan berikutnya. Mudah-mudahan rencana pengiriman dokter spesialis residen ke RSUD TC Hillers bisa terlaksana dengan baik,” ujar dr. Hamim Sadewa dalam sebuah video singkat yang diterima media ini.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya