Berita

Ilustrasi Sumpah Pemuda. (Foto: Instagram Pelni)

Politik

Sumpah Pemuda Kekinian: Menjaga Ruang Digital Tetap Kondusif

SENIN, 27 OKTOBER 2025 | 16:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Di era modern seperti saat ini banyak cara untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda. Salah satu yang bisa diamalkan dalam nilai-nilai Sumpah Pemuda kekinian adalah dengan menjaga ruang digital tetap kondusif.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Politik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Dr Darsono menilai, semangat Sumpah Pemuda harus dihidupkan kembali dalam konteks digital.

“Kini, semangat itu perlu direvitalisasi dalam konteks digital karena batas ruang dan waktu menjadi kabur, sementara identitas nasional sering kali larut dalam arus global,” kata Darsono dalam keterangan tertulisnya, Senin, 27 Oktober 2025.


Darsono memandang, ruang digital menciptakan bentuk baru pergaulan sosial dan politik yang sarat dinamika, mulai dari polarisasi akibat echo chamber hingga maraknya disinformasi. 

“Pemuda era digital harus menjadi digital citizen berkarakter, melek informasi dan teknologi, serta bijak dalam bermedia sosial. Maka gunakan ruang digital untuk memperkuat kebangsaan, bukan memecah belah,” tegasnya.

Senada, Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat, Daerah, dan Internasional Kemenpora, Suyadi Pawiro menyebut refleksi nilai Sumpah Pemuda tidak berhenti pada seremoni, tetapi juga perilaku generasi muda di dunia maya.

Kemenpora sendiri terus memperkuat literasi digital bagi pemuda menjadi garda terdepan dalam menjaga ruang sosial yang aman, damai, dan produktif. 

“Sumpah Pemuda harus terus menjadi cerminan dan refleksi generasi muda untuk meningkatkan nasionalisme, persatuan, dan kreativitas di masa depan, termasuk dalam ruang digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” demikian kata Suyadi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya