Berita

Nike Project Amplify. (Foto: Istimewa)

Olahraga

Nike Hadirkan Sepatu Berteknologi Robotik Pertama

SABTU, 25 OKTOBER 2025 | 20:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Lewat Project Amplify, Nike berinovasi menghadirkan sistem alas kaki pertama di dunia yang dilengkapi penggerak bertenaga baterai. Dengan begitu, aktivitas berjalan dan berlari menjadi lebih cepat.

Sistem ini didesain bukan untuk pelari profesional, melainkan untuk siapa pun yang ingin bergerak lebih cepat dan lebih jauh dengan usaha lebih ringan, sepatu ini memadukan teknologi robotik ringan dengan prinsip kenyamanan khas Nike.

Dalam keterangan resminya, Nike menjelaskan bahwa Project Amplify bekerja seperti e-bike untuk kaki manusia memberikan dorongan tambahan pada setiap langkah, baik saat berjalan maupun berlari.


Bersama mitra robotiknya, Dephy, Nike mengembangkan sistem yang berfungsi layaknya "sepasang otot betis tambahan" untuk membantu tubuh menghasilkan tenaga lebih efisien dalam aktivitas sehari-hari.

Produk generasi pertama ini memiliki bentuk menyerupai penyangga pergelangan kaki, dengan motor mini, sabuk penggerak, dan baterai isi ulang yang semuanya dikemas dalam desain ramping dan ringan. 

Sasaran utamanya bukan atlet kompetitif, melainkan pengguna dengan kecepatan lari santai, sekitar 10 hingga 12 menit per mil, atau setara 8-10 km/jam.

Proyek ini sudah dikembangkan selama beberapa tahun terakhir dengan melibatkan lebih dari 400 atlet penguji dari berbagai latar belakang. 

Meski masih dalam tahap pengujian, Nike menyebut rencana peluncuran ke konsumen akan dilakukan dalam beberapa tahun mendatang.

"Produk ini bukan untuk mereka yang ingin memangkas detik dari waktu lari kompetisi, tapi untuk siapa pun yang ingin melangkah lebih mudah dan lebih jauh setiap hari," ujar Nike dalam pengumuman resminya, Sabtu 25 Oktober 2025.

Project Amplify menjadi bagian dari paket inovasi baru Nike yang juga mencakup teknologi alas kaki berbasis neurosains dan sistem pendinginan canggih untuk pakaian olahraga. 

Semua ini menunjukkan arah baru Nike dalam menggabungkan ilmu tubuh manusia, rekayasa mesin, dan AI untuk menciptakan peralatan olahraga generasi berikutnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya