Berita

Anggota Komite I DPD RI Aanya Rina Casmayanti. (Foto: Dokumentasi DPD RI)

Nusantara

Muhammadiyah Jadi Pilar Penjaga Moral Bangsa

RABU, 22 OKTOBER 2025 | 19:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ormas Muhammadiyah adalah bukti bahwa civil society yang kuat adalah fondasi bangsa yang besar. Untuk itu penting meneruskan estafet perjuangan membangun Indonesia yang bermartabat, berdaulat, dan berkeadilan.

Hal ini dikatakan Anggota Komite I DPD RI Aanya Rina Casmayanti di depan pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Rabu 22 Oktober 2025.

"Lebih dari satu abad, Muhammadiyah telah menjadi pilar penjaga moral bangsa dan pelopor kemajuan. Kini, saatnya kita bersinergi lebih erat," kata Anya dalam keterangan tertulisnya.


Anya menegaskan, sebagai perwakilan daerah, DPD RI membutuhkan masukan dari organisasi seperti Muhammadiyah yang benar-benar memahami denyut nadi masyarakat. 

"Bersama, kita bisa mewujudkan kebijakan yang lebih tepat sasaran," kata Anya.

Ketua PW Muhammadiyah Jabar Prof. Ahmad Dahlah mengatakan, dengan 27 pimpinan daerah, 300 lebih pimpinan cabang, dan 954 ranting yang tersebar hingga pelosok desa, Muhammadiyah ibarat jiwa dari masyarakat Jawa Barat.

Muhammadiyah hadir di semua lini kehidupan. Dari PAUD hingga universitas, dari rumah sakit hingga panti asuhan, dari pelatihan kerja hingga pendampingan UMKM.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Inding Yusuf menyampaikan, para pemuda Muhammadiyah usia 18-40 tahun, adalah pemegang mandat Indonesia Emas 2045. "Kami tidak hanya berwacana, tetapi bergerak nyata," katanya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya