Berita

Sejumlah siswa SMPN 2 Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menikmati menu makan bergizi gratis (MBG) (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Nusantara

48,9 Persen Publik Minta MBG Dilanjutkan

RABU, 22 OKTOBER 2025 | 18:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan bahwa mayoritas publik memberikan penilaian positif terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Menurut Peneliti senior Median, Rico Marbun, dari hasil survei, sebanyak 63,9 persen publik menyatakan puas terhadap pelaksanaan program MBG, sementara 34,6 persen menyatakan tidak puas, dan sisanya 1,5 persen memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

“Program ini dipersepsikan membantu meningkatkan gizi anak sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga,” ujar Rico dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 22 Oktober 2025.


Namun, menurutnya, publik cukup terbelah menyikapi pertanyaan apakah program ini dilanjutkan atau dihentikannya. Sebanyak 48,9 persen publik menyatakan program MBG sebaiknya dilanjutkan, sementara 38,3 persen berpendapat perlu dihentikan sementara untuk diperbaiki, dan 12,1 persen menginginkan agar program tersebut dihentikan sepenuhnya. 

Rico menyebutkan, berdasarkan survei diketahui beberapa alasan utama mengapa publik ingin MBG dilanjutkan. Antara lain, 14,6 persen dianggap mampu meningkatkan Gizi Anak, meringankan ekonomi keluarga 13,1%, dianggap tepat sasaran 10,9 persen.

"Serta dianggap berkualitas dalam mplementasinya sebanyak 7,7 persen, dan mampu membuka lapangan kerja 5,5 persen," kata Rico.

Rico melanjutkan, terdapat lima alasan utama mengapa sebagian masyarakat menyatakan tidak puas terhadap program MBG. Antara lain sebanyak 14,2 persen responden menilai masih banyak kasus keracunan makanan yang terjadi di lapangan. Sebanyak 4,7 persen menyebut program ini belum merata di semua daerah. 3,6 persen menilai kualitas makanan yang disajikan tidak bergizi atau tidak sesuai standar. 

"Lalu sebanyak 2,2 persen menyoroti lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan program. Dan 2,2 persen lainnya menilai program belum tepat sasaran," kata Rico.

Survei Median ini dilakukan pada 17-19 Oktober 2025 menggunakan platform media sosial dengan melibatkan 600 responden dari 38 provinsi di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis Google Form, yang disebarkan kepada pengguna aktif media sosial berusia 17 hingga 60 tahun ke atas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya