Berita

Daniel Naroditsky (Foto: Associated Press)

Dunia

Grandmaster Catur AS Meninggal Muda di Usia 29 Tahun

RABU, 22 OKTOBER 2025 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dunia catur berduka. Daniel Naroditsky, grandmaster asal Amerika Serikat yang dikenal karena kepiawaiannya di papan dan kehangatannya di layar, berpulang pada usia 29 tahun.

Kabar meninggalnya Naroditsky diumumkan oleh Charlotte Chess Centre, tempat ia menjadi pelatih kepala, pada Senin lalu. “Dengan penuh kesedihan kami berduka atas kepergian Daniel Naroditsky yang tak terduga. Ia bukan hanya pecatur, komentator, dan pendidik berbakat, tetapi juga seorang putra penyayang, saudara, dan sahabat setia,” tulis pernyataan resmi lembaga tersebut, dikutip dari CNN, Rabu 22 Oktober 2025.

Lahir dan dibesarkan di kawasan Teluk San Francisco, Naroditsky mulai mengenal catur sejak usia enam tahun. Bakatnya langsung bersinar. Ia dua kali menjuarai turnamen nasional dan menjadi pemain termuda yang memenangkan Kejuaraan K-12 California saat baru duduk di kelas lima. Pada 2007, dunia mencatat namanya ketika ia meraih gelar Juara Dunia Catur Remaja U-12 ?" sebuah pencapaian yang menandai awal dari perjalanan panjang seorang jenius muda Amerika.


Di tengah karier cemerlangnya sebagai pemain, Naroditsky tetap mengejar ilmu. Ia menempuh pendidikan di Universitas Stanford dan lulus pada 2019 dengan gelar sarjana sejarah. Kecintaannya pada catur tidak hanya ia tunjukkan di papan, tetapi juga lewat tulisan. Buku catur pertamanya terbit ketika usianya baru 14 tahun, dan ia kemudian menjadi kontributor tetap majalah Chess Life. Pada 2022, The New York Times mempercayainya sebagai kolumnis catur, menandakan pengakuan luas terhadap kemampuan analisis dan penyampaian idenya yang jernih.

Namun mungkin warisan terbesarnya adalah bagaimana ia menghidupkan catur di dunia digital. Lewat kanal YouTube dan akun Twitch-nya yang diikuti ratusan ribu penggemar, Naroditsky berhasil mengubah permainan yang kerap dianggap rumit menjadi sesuatu yang menarik, lucu, dan hangat. Ia sering membuka siarannya dengan sapaan ramah dan musik ringan. “Bergabunglah dengan streaming saya untuk menyaksikan catur seru, lagu-lagu bagus, dan komunitas luar biasa!” tulisnya di profil Twitch, kalimat sederhana yang mencerminkan semangatnya: membuat catur menyenangkan untuk semua orang.

Federasi Catur Internasional mengenangnya sebagai “pemain, komentator, dan pendidik yang luar biasa.” Di Kejuaraan Catur AS 2025 yang sedang berlangsung di St. Louis, para pemain dan penonton mengheningkan cipta sebelum pertandingan dimulai. Klub Catur Saint Louis menulis, “Naroditsky adalah pilar komunitas catur -- seorang yang bermain dengan hati dan mengajar dengan jiwa.”

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Jusuf Kalla: Konflik Timteng Berpotensi Tekan Ekonomi Global dan Indonesia

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:19

Permohonan Restorative Justice Rismon Menggemparkan

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:07

Reset Amerika

Jumat, 13 Maret 2026 | 04:01

Sinopsis One Piece Season 2 di Netflix Petualangan Baru Luffy di Grand Line

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:32

Rismon Ajukan RJ, Ahmad Khozinudin: Label Pengkhianat akan Abadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:23

BPKH Bukukan Aset Konsolidasi Rp238,99 Triliun hingga Akhir 2025

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:08

ICWA Minta RI Kaji Lagi soal Gabung Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:00

Rismon Siap Dicap Pengkhianat Usai Minta Maaf ke Jokowi

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:24

Indonesia Diminta Aktif Dorong Perdamaian Timteng

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:07

KPK Sita Aset Rp100 Miliar Lebih dari Skandal Kuota Haji Era Yaqut

Jumat, 13 Maret 2026 | 02:04

Selengkapnya