Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Youtube Setneg)

Politik

Tak Punya Tanggal Merah, Prabowo Ibaratkan Kabinet Seperti Tim Sepak Bola

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 16:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto membuka Sidang Kabinet Paripurna bertepatan dengan satu tahun berjalannya pemerintahan. 

Dalam pidatonya yang disampaikan di Istana Negara pada Senin, 20 Oktober 2025, Prabowo mengawali sambutan dengan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintahan yang telah bekerja keras dan berdedikasi tinggi untuk bangsa.

“Saya ingin pertama tentunya mengucapkan terima kasih kepada saudara semua yang telah dengan tekun, dengan kerja keras, dengan disiplin telah memberikan darma baktimu yang sebaik-baiknya kepada bangsa dan rakyat kita,” ujar Prabowo.


Kepala Negara juga menyinggung keberagaman latar belakang para pembantunya di kabinet. Ia menyebut, kabinet ini adalah potret kecil dari Indonesia yang majemuk dengan menteri dan pejabat yang datang dari berbagai daerah, suku, agama, hingga partai politik.

“Saya berterima kasih saudara-saudara yang berasal dari berbagai sumber, berbeda daerah, berbeda suku, berbeda agama, dari partai politik yang berbeda-beda. Ada yang berjuang dalam koalisi kita di pemilu, ada juga yang tidak tapi kemudian sadar dan bergabung,” ujarnya sambil tersenyum.

Prabowo lalu buru-buru menimpali pernyataannya barusan  dengan nada bercanda.

“Bukan sadar, tapi terpanggil. Nggak apa-apa kan saya sedikit tidak terlalu serius? Serius tapi santai,” selorohnya.

Prabowo menggambarkan kabinet sebagai tim sepak bola, di mana ia berperan sebagai pelatih dan para menteri sebagai pemain.

“Kalau ibarat kita tim sepak bola, saya boleh dianggap sebagai manajer coach, dan saudara adalah pemain-pemain. Ada yang striker, ada yang bertahan, ada yang masih cadangan, masih nunggu kapan diperankan secara maksimal,” ucapnya.

Namun di balik gurauan itu, Prabowo tetap menaruh rasa hormat mendalam pada kerja keras timnya. Ia bahkan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada keluarga para pejabat yang kerap kehilangan waktu bersama karena tuntutan pekerjaan.

“Saya mohon maaf terutama untuk keluargamu, karena saya sering menyita hari istirahatmu. Sepertinya di kabinet kita tidak ada tanggal merah. Saudara-saudara setiap waktu saya panggil, Sabtu, Minggu, malam-malam, bahkan kadang saya telepon malam sekali atau pagi sekali, saudara langsung jawab,” ujarnya dengan nada bersyukur.

Prabowo melanjutan pidatonya dengan kemabli membuat pernyataan yang menciptakan tawa ringan.

“Saya tidak mengerti, mungkin telepon di sebelah bantal. Karena kalau saya sedang ingat sesuatu, saya harus hubungi segera — takutnya lupa," timpalnya.

Pidato Prabowo ini bukan sekadar refleksi setahun pemerintahan, tetapi juga potret kepemimpinan yang membumi tegas dalam tanggung jawab, namun tetap hangat dan manusiawi dalam cara berterima kasih.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya