Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Berkilau Lagi

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 12:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas menguat hari ini, setelah sempat anjlok tajam pada akhir pekan kemarin. Kenaikan ini terjadi seiring investor kembali memburu aset aman setelah komentar Presiden AS Donald Trump sempat meredakan ketegangan dagang dengan China mendorong minat terhadap aset berisiko.

Dikutip dari Reuters, emas spot naik 0,22 persen menjadi 4.261,25 Dolar AS per ons pada perdagangan Senin jelang siang, 20 Oktober 2025. Akhir pekan kemarin, emas ini anjlok hingga 1,8 persen, penurunan harian terbesar sejak pertengahan Mei. Penurunan tajam ini dipicu pernyataan Trump yang menyebut tarif 100 persen terhadap barang-barang China "tidak akan berkelanjutan". Dia juga menegaskan akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dan optimistis hubungan kedua negara akan membaik.

Meski turun tajam, emas masih mencatat kinerja mingguan terbaik sejak April.


Sementara, emas berjangka AS  untuk kontrak pengiriman Desember melonjak 1,61 persen ke posisi 4.281,30 Dolar AS per ons.

Selain emas, perak spot juga menguat 0,5 persen menjadi 52,08 Dolar AS per ons. 

Di India, lonjakan harga emas membuat pembeli beralih ke koin dan batangan ketimbang perhiasan selama festival Dhanteras akhir pekan lalu, dengan harapan reli harga masih akan berlanjut.

Cadangan emas India juga menembus 100 miliar Dolar AS untuk pertama kalinya, menurut data Reserve Bank of India (RBI), terdorong oleh reli harga global meski laju pembelian bank sentral melambat tahun ini.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya