Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Jokowi Sangat Ngebet Tetap Berkuasa

MINGGU, 19 OKTOBER 2025 | 01:20 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Di ujung kekuasaannya sebelum 20 Oktober 2024, sikap ketidaksukaan publik terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi makin menguat. Situasi ini sangat berbeda dengan suasana alih kepemimpinan pada masa presiden-presiden sebelumnya. 

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD melihat ada dua hal penyebab sikap publik seperti itu. Pertama, muncul kesadaran untuk melawan upaya-upaya Jokowi untuk melanggengkan kekuasannya.

Menurut Mahfud, Jokowi sudah lama mengatur strategi agar tetap berkuasa. Upaya Jokowi dimulai dari apel kepala desa dan perangkat desa seluruh Indonesia dalam acara Silaturahim Nasional Apdesi 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa 29 Maret 2022.


"Apel kepala desa dimotori menteri-menteri agar membuat pernyataan tiga periode," kata Mahfud dalam podcast Bambang Widjojanto dikutip Minggu 19 Oktober 2025.

Namun beruntung, partai politik, pejuang demokrasi dan masyarakat melawan habis-habisan, sehingga upaya tiga periode tersebut gagal total.

Kemudian dimunculkan lagi ide perpanjangan masa jabatan Jokowi hingga tiga tahun dengan alasan selama pandemi Covid-19 pemerintahan tidak berjalan maksimal. 

"Usulan itu kembali dilawan. Pak Jokowi bagus atau tidak, tetap harus pemilu," kata Mahfud.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya