Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat jumpa pers. (Youtube Setpres)

Bisnis

Pemerintah Tambah BLT dan Buka Program Magang Nasional untuk Lulusan Baru

JUMAT, 17 OKTOBER 2025 | 17:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah resmi mengumumkan paket kebijakan ekonomi terbaru untuk memperkuat daya beli masyarakat dan mendorong penciptaan lapangan kerja produktif di kuartal keempat tahun 2025.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, paket ini terdiri dari dua program utama: penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra dan program magang nasional bagi lulusan perguruan tinggi.

“Presiden meminta agar BLT tambahan ini segera diberikan pada bulan Oktober, November, dan Desember 2025,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2025.


Menurutnya, BLT tambahan ini akan diterima oleh 35.046.783 keluarga penerima manfaat (KPM), jumlah yang lebih besar dibandingkan BLT sebelumnya. 

Jika satu KPM diasumsikan terdiri dari empat anggota keluarga, maka program ini menjangkau sekitar 140 juta orang di kelompok ekonomi bawah (desil 1–4) berdasarkan data sosial sensus ekonomi nasional.

“Tambahan BLT ini di luar BLT reguler yang disalurkan melalui Kementerian Sosial kepada 20,88 juta keluarga penerima manfaat,” jelas Airlangga.

Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui bank-bank Himbara untuk 18,3 juta KPM, dan PT Pos Indonesia untuk 17,2 juta KPM. Penyaluran akan dimulai pekan depan, dengan penyerahan simbolis kepada 50 penerima yang belum pernah mendapat bantuan sebelumnya.

Selain BLT, pemerintah juga meluncurkan program magang bagi lulusan baru perguruan tinggi, sebagai upaya mempercepat transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja.

“Tujuannya agar para lulusan baru memperoleh pengalaman kerja di dunia usaha, industri, BUMN, maupun lembaga pemerintah dan Bank Indonesia,” kata Airlangga.

Untuk gelombang pertama, program magang akan diikuti oleh 20.000 peserta, yang mulai bekerja pada 20 Oktober 2025. Gelombang kedua akan dibuka bulan depan dengan target 80.000 peserta.

Para peserta magang akan menerima uang saku bulanan sesuai standar daerah masing-masing serta jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) dan jaminan kematian (JKM) tanpa potongan dari uang saku mereka.

Hingga saat ini, tercatat 1.666 perusahaan telah mendaftarkan diri dengan 26.181 posisi lowongan, dan 156.159 pelamar telah mengajukan pendaftaran.

“Dalam proses ini, sejumlah perusahaan dan perwakilan universitas seperti UNJ, Universitas Pancasila, dan Universitas Negeri lainnya turut hadir untuk mendukung program ini,” imbuhnya.

Airlangga berharap kebijakan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap pemulihan ekonomi nasional.

“Semoga program ini bisa membantu masyarakat dan memperkuat ekonomi di kuartal keempat tahun 2025,” pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya