Gedung Microsoft (Foto: Pixabay)
Gedung Microsoft (Foto: Pixabay)
RMOL. Pemerintah China mulai meninggalkan format berkas Microsoft Word buatan AS dan beralih ke format lokal WPS untuk dokumen resmi, di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan dan teknologi antara Beijing dan Washington.
Dikutip dari RT, Kamis 16 Oktober 2025, perubahan ini terlihat dari pengumuman Kementerian Perdagangan China pekan lalu mengenai pembatasan ekspor tanah jarang, yang hanya dirilis dalam format WPS. Untuk pertama kalinya, dokumen kementerian itu tidak bisa dibuka langsung dengan Microsoft Word atau perangkat lunak buatan AS lainnya.
Pemerintah China baru-baru ini memperluas kontrol ekspor terhadap mineral strategis, dengan alasan keamanan nasional. Aturan baru ini memperketat izin ekspor untuk bahan yang berpotensi digunakan dalam teknologi sipil maupun militer.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Senin, 29 Desember 2025 | 00:40
Senin, 29 Desember 2025 | 01:10
Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54
Senin, 29 Desember 2025 | 08:40
Senin, 29 Desember 2025 | 13:09
UPDATE
Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04
Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49
Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30
Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01
Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56
Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33
Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09
Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07