Berita

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menlu Sugiono mendampingi Presiden Prabowo Subianto di KTT Perdamaian Gaza, Mesir (Foto: BPMI Setpres)

Dunia

Diplomasi Prabowo Tunjukkan Kiprah RI Dorong Perdamaian Palestina-Israel

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 21:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kesepakatan damai bersejarah antara Israel dan Palestina di Sharm el-Sheikh, Mesir menjadi panggung penting bagi Indonesia.  

Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, diplomasi yang dibawa Presiden RI Prabowo Subianto dalam forum tersebut memperlihatkan kiprah aktif Indonesia dalam mendorong terwujudnya perdamaian dunia.

“Indonesia kini ikut menentukan arah sejarah. Kita hadir dan ikut menjadi bagian dari solusi,” ujarnya dalam sebuah pernyataan di Jakarta, seperti dikutip, Rabu, 15 Oktober 2025. 


Dalam pidatonya di Sharm el-Sheikh pada Senin, 13 Oktober 2025, Kepala Negara menekankan kembali dukungan RI terhadap terciptanya gencatan senjata dan perdamaian permanen di Palestina. 

“Indonesia mendukung penuh gencatan senjata permanen sebagai langkah menuju perdamaian yang nyata dan abadi antara Israel dan Palestina,” ujar Prabowo di hadapan para pemimpin dunia.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang hadir dalam forum tersebut bahkan memberikan pujian langsung kepada Presiden Prabowo.

“Also with us is President Prabowo, a very incredible man of Indonesia,” ujar Trump di hadapan para kepala negara.

Diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo berpijak pada kepentingan rakyat serta cita-cita perdamaian yang menjadi dasar politik luar negeri Indonesia sejak awal kemerdekaan.

Sejak lama, Prabowo menunjukkan perhatian besar terhadap isu kemanusiaan di Palestina dan aktif menyuarakan perlunya gencatan senjata serta dialog terbuka dalam berbagai forum internasional.

Komitmen Indonesia terhadap rakyat Palestina juga diwujudkan melalui berbagai langkah konkret. Pemerintah telah mengirim lebih dari seratus tenaga medis dan dokter ke wilayah Gaza untuk membantu korban perang. 

Selain itu, enam puluh anak muda Palestina mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan Indonesia. Indonesia juga mengirim kapal rumah sakit serta bantuan logistik melalui udara sebanyak empat kali, dengan rute penerbangan lintas banyak negara.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya