Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Penjualan Patriot Bond Sukses Besar Tembus Lebih dari Rp50 Triliun!

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 08:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Upaya pemerintah menggalang dana melalui obligasi negara Patriot Bond mencatatkan kesuksesan signifikan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa penawaran obligasi ini telah melampaui target yang ditetapkan.

Ia memaparkan bahwa laporan mengenai capaian investasi disampaikan oleh Menteri Investasi Rosan Roeslani kepada Presiden Prabowo Subianto sekembalinya dari Mesir, Selasa 14 Oktober 2025.

“Realisasinya sesuai dengan target. Angkanya di atas Rp50 triliun,” ujar Prasetyo Hadi, dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 15 Oktober 2025.


Obligasi Patriot ini diterbitkan oleh Danantara Investment Management. Dokumen menunjukkan bahwa target awal penggalangan dana adalah senilai Rp50 triliun (atau 3,1 miliar Dolar AS), yang akan diterbitkan dalam dua seri dengan tenor 5 dan 7 tahun.

Berdasarkan data komitmen per 19 September 2025, pemesanan Patriot Bond dari 46 investor telah mencapai Rp51,75 triliun. Angka ini menunjukkan obligasi tersebut oversubscribed atau kelebihan permintaan, menunjukkan tingginya minat pasar terhadap instrumen pembiayaan strategis ini.

Prasetyo menambahkan, suksesnya penjualan Patriot Bond ini akan mendukung strategi pembiayaan nasional. Salah satu proyek besar yang akan didanai adalah program Waste to Energy (WtE), inisiatif pengolahan sampah menjadi energi.

Program WtE ini ditargetkan dibangun di 34 kabupaten/kota. Menurut Rosan, ada 10 titik proyek WtE yang sudah siap dibangun pada tahap awal, termasuk di Bantar Gebang. Langkah ini merupakan komitmen pemerintah untuk memperkuat ekonomi hijau dan keberlanjutan lingkungan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya