Berita

Mantan Wakil Bupati Nias Barat, Era Era Hia meraih gelar doktor ilmu pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).(Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Era Era Hia Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan di IPDN

Oleh: Abdul Rouf Ade Segun
RABU, 15 OKTOBER 2025 | 02:28 WIB

Mantan Wakil Bupati Nias Barat, Era Era Hia  meraih gelar doktor ilmu pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam Sidang Promosi Doktor yang dipimpin Direktur Sekolah Pascasarjana IPDN Prof. Muhadam Labolo di Kampus IPDN Jakarta, Selasa 14 Oktober 2025.

Era Era Hia berhasil mempertahankan disertasi berjudul “Kewenangan Pemerintah Daerah Dalam Kondisi Darurat di Provinsi Banten”, dengan Promotor Prof. Khasan Effend dan Co-Promotor Prof. Hadi Prabowo dan Prof. Dedeh Maryani.


Hadir sebagai tim penguji antara lain Prof. Muhadam Labolo (Ketua Sidang), Prof. Mansyur Achmad, Prof. Sampara Lukman, Layla Kurniawati dan Prof. Triyuni Soemartono sebagai penguji eksternal.

Era Era Hia mengaku terinspirasi untuk mengkaji kewenangan pemerintah daerah dalam kondisi darurat, khususnya saat pandemi Covid-19.

“Sampai saat ini, masih minim penelitian terkait kewenangan dalam kondisi darurat, bahkan masih belum diatur secara mendetail kewenangan pemerintah daerah dalam kondisi darurat pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah,” kata Era Era Hia dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta.

Muhadam Labolo menyampaikan, Era Era Hia dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Baik dan berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Pemerintahan. 

Labolo menekankan, menjadi Doktor Ilmu Pemerintah melekat tanggung jawab yang besar, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya