Berita

Ketua DPW PPP DKI Jakarta Saiful Rahmat Dasuki.(Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Saiful Rahmat Dasuki:

Izin Siaran Trans7 Bisa Dicabut

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 23:02 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lembaga Penyiaran Trans7 kembali memancing kemarahan publik. Terbaru dalam tayangan acara  Xpose Uncensored yang tayang pada Senin 13 Oktober 2025 telah melecehkan Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri. Narasi dalam tayangan tersebut dinilai merendahkan martabat KH. Anwar Manshur, dan para santri.

?"Kami mengecam keras tayangan Xpose Trans7 yang benar-benar menghina dan melecehkan para kiai dan pondok pesantren utamanya Ponpes Lirboyo Kediri," kata Ketua DPW PPP DKI Jakarta Saiful Rahmat Dasuki dalam keterangannya, Selasa 14 Oktober 2025.

Wakil Menteri Agama era Presiden Joko Widodo ini menyesalkan kiai dan pondok pesantren direndahkan oleh media televisi nasional yang harusnya ikut menjaga ketentraman dan pencerdasan bangsa. 


?Saiful mencatat bukan sekali saja Trans7 membuat ulah. Tahun 2012, Trans 7 pernah menghina tradisi ziarah kubur sebagian umat Islam Indonesia yang diframing sesat oleh tim Trans7 dalam program Khazanah. Saat itu program Khazanah sempat ditutup oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

?Tahun 2014 lagi-lagi program Trans7 ditutup oleh KPI karena menghina seniman dan budayawan Betawi, Benyamin Sueb. Dalam satu episode Yuk Kita Santai (YKS), komedian Caisar mempersamakan Benyamin seperti anjing. Sontak berbagai elemen Betawi mengeruduk studio Trans 7 dan Kantor KPI. Akhirnya 28 Juni 2014, program YKS ditutup KPI.

?"Kami menuntut KPI memberi sanksi kepada Trans 7, tidak hanya menutup program Xpose tersebut tetapi juga mengevaluasi Izin Lembaga Penyiaran Trans 7. Karena berulang kali menyinggung suku, agama dan antar golongan," tuntut Saiful.

Saiful menambahkan, UU Nomor 32 Tahun 2002 dan Pedoman Perilaku Penyiaran serta Standar Program Siaran jelas mengatur tentang larangan program yang menyinggung suku, agama dan golongan. 

"Apabila sudah kesekian kalinya terbukti, maka izin penyiarannya dapat dicabut minimal dilarang menayangkan iklan untuk beberapa waktu agar ada efek jera bagi Trans 7," pungkas Saiful.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya