Berita

Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 (Foto: Facebook ISEF)

Bisnis

Rekor Baru di ISEF 2025: Transaksi Ekonomi Syariah Tembus Rp3,1 Triliun

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 14:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bank Indonesia (BI) mengumumkan capaian gemilang dalam perhelatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 yang berlangsung pada 8-12 Oktober. Nilai total transaksi dari business matching pembiayaan, perdagangan, dan omzet penjualan, meroket hingga Rp3,1 triliun, meningkat signifikan dari Rp2 triliun pada tahun sebelumnya.

Kenaikan ini, menurut BI, mempertegas posisi ISEF sebagai motor penggerak ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

"Melalui sinergi lintas sektor dan inovasi berkelanjutan, mari kita jadikan Indonesia bukan hanya pasar, tetapi juga pusat gravitasi ekonomi syariah dunia,” ujar Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, dalam keterangannya yang dikutip redaksi di Jakarta, Selasa 14 Oktober 2025.


Tahun ini, ISEF sukses menarik lebih dari 700 pelaku usaha syariah, termasuk UMKM, lembaga keuangan, dan investor domestik maupun internasional. Total, kegiatan ini dihadiri oleh 89 ribu pengunjung baik secara online maupun offline.

Acara utama ISEF, yang mengusung tema "Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Kemandirian dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif", terbagi dalam empat klaster fokus: Halal Industry & Sharia Business Forum, Sharia Finance & Investment Forum, Sharia Social and Education Movement, serta Art, Culture, and Halal Lifestyle Exhibition. 

Keberhasilan ISEF 2025 merupakan hasil kolaborasi kuat antara BI, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), serta didukung oleh 34 Kementerian/Lembaga dan 30 mitra internasional.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya