Berita

Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa bersama Bonatua Silalahi. (Foto: YouTube Official Inews)

Politik

Dokter Tifa Sebut Ijazah Jokowi Konsisten dengan Keanehan

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 22:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Penggugat ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa bersama Bonatua Silalahi terus berjuang mencari kebenaran. 

Usai mendapat salinan ijazah Jokowi dari KPU, keduanya kini juga mendapatkan dokumen fisik ijazah dari KPUD DKI Jakarta pada Senin, 13 Oktober 2025.

Dokter Tifa menyebut Nomor Induk Mahasiswa (NIM) Jokowi yang dihilangkan dari salinan tersebut menjadi suatu keanehan tersendiri.
 

 
"Sekali lagi konsistensi keanehan adalah tidak ada nomor induk mahasiswa yang sebelah kanan ini nomor induk mahasiswa sesuai urutan universitas di sini juga di blok seharusnya ini ada kan," ucap Dokter Tifa dikutip redaksi dari kanal YouTube Official Inews.

Pegiat media sosial ini menyayangkan selama ini ijazah Jokowi terus ditutup oleh penyelenggara Pemilu mulai dari tingkat pusat hingga provinsi.

“Untuk apa ditutupi ini kan suatu keanehan? Karena enggak jelas?" tegasnya.
Ia menerangkan keanehan juga terlihat pada tanda tangan dari rektor dan dekan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dihapus alias dihilangkan. 

"Termasuk materai-nya di blok seperti ini kemudian nama yang bersangkutan juga diblok padahal kita juga tahu kan, kita minta kan nama Joko Widodo, ini nomor mahasiswanya juga di blok untuk apa?" tandas dia.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya