Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Ancaman Tarif Trump ke China Bikin Pasar Kripto Ambruk

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 07:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ancaman tarif 100 persen terhadap impor China yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump memicu kepanikan besar di pasar kripto. 

Dikutip dari Coinbaese Senin 13 Oktober, pernyataan Trump di platform Truth Social pada akhir pekan kemarin membuat sentimen pasar langsung negatif. Lebih dari 1,6 juta pedagang dilikuidasi dalam 24 jam, termasuk posisi senilai 7 miliar Dolar AS yang dijual dalam waktu kurang dari satu jam. 

Brian Strugats, kepala pedagang di Multicoin Capital, memperingatkan bahwa total likuidasi dapat melampaui 30 miliar Dolar AS, meningkatkan kekhawatiran tentang eksposur rekanan dan potensi penularan pasar yang lebih luas.


Sejak Jumat sore, investor berbondong-bondong keluar dari aset berisiko, termasuk kripto. Bitcoin langsung njlok sebesar 8,4 persen menjadi 104.782 Dolar AS pada Sabtu 11 Oktober 2025, menyebabkan kerugian sebesar 19 miliar Dolar AS di pasar mata uang kripto

Mata uang kripto utama lainnya juga terpukul keras: Ethereum anjlok 5,8 persen menjadi 3.637 Dolar AS, Binance Coin anjlok 6,6 persen menjadi 1.094,09 Dolar AS, dan XRP anjlok 22,85 persen menjadi 2,33 Dolar AS, memangkas kapitalisasi pasarnya sebesar 16,31 persen menjadi 140,19 miliar Dolar AS. 

Sejak 2018, ketegangan perdagangan antara dua negara tersebut telah membuat peningkatan tarif impor, gangguan rantai pasokan, dan ketidakpastian di pasar keuangan termasuk volatilitas pasar saham dan mata uang.

Kondisi pasar semakin tidak pasti karena penutupan sebagian pemerintahan AS menunda rilis data ekonomi. Situasi ini membuat arah pasar kripto kian sulit diprediksi di tengah memanasnya retorika perang dagang.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya