Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno bersama Da'i Muhammadiyah. (Foto: Tim Eddy Soeparno)

Politik

Eddy Soeparno Ajak Da'i Muhammadiyah Serukan Dakwah Ekologis

SABTU, 11 OKTOBER 2025 | 19:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pentingnya kolaborasi menyelamatkan lingkungan konsisten disuarakan Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno.

Selain menggelar MPR Goes to Campus yang sudah menjangkau 35 universitas, Eddy Soeparno didaulat menjadi pembicara kunci dalam Lokakarya Nasional Lembaga Dakwah Komunitas PP Muhammadiyah. 

Lokakarya ini dihadiri Da'i Komunitas Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Indonesia. 


Dalam kesempatan tersebut, Eddy menyampaikan bahwa pesan dakwah dan kebangsaan untuk lingkungan sesungguhnya seiring sejalan. 

"Amanat UUD 1945 menegaskan keberpihakan pada hak lingkungan yang sehat. Sementara surat Al-A'raf ayat 56 meminta kita menjauhi kerusakan dan menjaga lingkungan," kata Eddy dalam keterangan tertulis, Sabtu 11 Oktober 2025.

Karena itu, kepada Da'i yang hadir dari seluruh Indonesia, Wakil Ketua Umum PAN ini mengajak untuk menyebarkan Dakwah Ekologis sebagai bagian dari upaya menyelamatkan lingkungan. 

"Dakwah Ekologis dari Da'i Muhammadiyah yang dilaksanakan ke seluruh Indonesia dapat menjadi jembatan antara iman dan aksi, antara pilar kebangsaan, ketaatan sekaligus bentuk kepedulian lingkungan," lanjutnya. 

Eddy menyampaikan saat ini Indonesia dihadapkan pada bukan lagi dampak perubahan iklim, tapi juga sudah dalam situasi krisis iklim. 

Sambungnya, di antara upaya menghadapi krisis iklim adalah edukasi kepada masyarakat tentang urgensi menjaga dan merawat lingkungan. 

"Peran ini bisa diambil oleh para Da'i Muhammadiyah dengan menyampaikan pesan keagamaan tentang lingkungan sampai tindakan aksi nyata dalam bentuk menggerakkan komunitas untuk mendirikan bank sampah misalnya atau memilah sampah sejak di hulu," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya