Berita

Saksi Linda Susanti dan Pengacara Deolipa Yumara. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Linda Susanti Ancam Lapor DPR jika KPK Tak Kembalikan Aset Rp600 Miliar

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 16:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Saksi kasus dugaan suap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Hasbi Hasan, Linda Susanti meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengembalikan sejumlah aset yang disita tim penyidik.

Permintaan itu disampaikan langsung Linda bersama kuasa hukumnya, Deolipa Yumara saat kembali menyambangi Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Oktober 2025. Deolipa mengatakan, seluruh aset kliennya merupakan warisan orang, bukan hasil tindak pidana korupsi.

"Jadi kami berharap KPK mengatensi ini mengingat kepentingan pribadi dari Ibu Linda dan keluarganya, di mana aset tersebut adalah milik mereka dan akan dipakai untuk kepentingan keluarga," kata Deolipa.


Deolipa menerangkan, pihaknya sudah 3 kali mengirim surat resmi kepada KPK untuk meminta pengembalian aset yang disita. Menurutnya, penyitaan aset pribadi yang tidak berhubungan dengan perkara hukum merupakan tindakan yang tidak sesuai prosedur

"Kalau dalam satu bulan atau paling enggak dua minggu ke depan enggak ada respons juga, kami akan mengadukan ini ke DPR," tegas Deolipa.

Deolipa turut menyinggung potensi adanya dugaan pelanggaran atau penggelapan aset di internal KPK apabila pengembalian tidak segera dilakukan.

"Dan kalau nggak ada respons juga, ini kita mungkin menduga ada penggelapan di dalam sini terhadap aset-aset ibu ini kan. Jadi kita bisa laporkan ini kepada pihak Kepolisian, ke Mabes Polri, kalau ada dugaan penggelapan terhadap asetnya ibu ini," terang Deolipa.

Dalam kesempatan yang sama, Linda mengaku telah berulang kali mengirim surat dan mendatangi kantor KPK untuk meminta kejelasan, namun tidak pernah mendapatkan tanggapan.

Bahkan, Linda mengungkapkan bahwa nomor WhatsApp-nya diblokir oleh sejumlah oknum di KPK ketika mencoba mencari informasi terkait asetnya yang ditaksir mencapai sekitar Rp600 miliar, di antaranya terdiri dari uang dalam bentuk dolar Singapura senilai 45 juta, batangan emas, serta sejumlah sertifikat tanah dan dokumen penting.

"Bahkan saya bicara langsung katanya ini oknum, oknum, oknum. Tapi saya ingin kejelasan, kepastian hukum. Dan diinformasikan katanya saya tidak ada keterkaitan dengan Hasbi Hasan dan saya pun tidak akan menjadi saksi," ungkap Linda.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya