Berita

Direktur Juche Study Group Indonesia Teuku Rezasyah sungkem kepada istri presiden Sukarno, Ratna Sari Dewi Sukarno, di Hotel Koryo, Pyongyang, 10 Oktober 2025. (Foto: RMOL)

Dunia

Dewi Sukarno Restui Teuku Rezasyah Lestarikan Gagasan Bung Karno dan Kim Il Sung

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 15:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kedekatan antara Presiden pertama Republik Indonesia Sukarno dan pendiri Republik Rakyat Demokratik Korea Kim Il Sung terlihat dari gagasan keduanya yang memiliki kemiripan. 

Pemikiran Juche yang dikembangkan oleh Kim Il Sung memiliki nilai yang sama dengan ajaran Tri Sakti Bung Karno. 

Demikian yang disampaikan oleh pendiri dan pemimpin Yayasan Earth Aid Society, Ratna Sari Dewi Sukarno dalam perbincangan dengan Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-RRD Korea, Teguh Santosa, dan Direktur Juche Study Group Indonesia, Teuku Rezasyah, di Hotel Koryo, Pyongyang, Jumat, 10 Oktober 2025.


Dewi Sukarno, Teguh Santosa, dan Teuku Rezasyah berada di Pyongyang dalam rangka menghadiri peringatan ulang tahun ke-80 Partai Pekerja Korea. 

"Tri Sakti seperti Juche mengajarkan kemandirian bangsa," ujar Dewi Sukarno yang adalah istri presiden pertama Indonesia, Sukarno. 

Juche yang dikembangkan Kim Il Sung mengajarkan bahwa manusia adalah faktor utama yang menentukan perjalanan suatu bangsa. Karena itu sejak merdeka dari penjajahan Jepang, menghadapi berbagai tekanan dari lawan-lawannya, pemerintah Korea Utara memberikan perhatian khusus pada pembangunan bangsa yang berkarakter.

"Manusia adalah tuan bagi masa depannya" menjadi kredo penting dalam ajaran Juche.

Sementara Tri Sakti yang diajarkan Bung Karno berisi tiga inti utama yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Kedua pemimpin ini, Presiden Sukarno dan Presiden Kim Il Sung, saling menginspirasi satu sama lain. Demikian dikatakan Dewi Sukarno dan diamini Teguh Santosa.

Dalam kesempatan itu, Teguh Santosa memperkenalkan Teuku Rezasyah sebagai Direktur Juche Study Group Indonesia kepada Dewi Sukarno.

Teuku Rezasyah diangkat Teguh Santosa sebagai Direktur Juche Study Group tahun lalu. Pelantikannya dilakukan di Mansudae, di bawah patung Kim Il Sung dan Kim Jong Il. Hadir dalam pelantikan itu Wakil Dirjen Institut Internasional Ide Juche (IIJI) Matteo Carbonelli dari Italia dan Sekretaris Komite Asia Pasifik untuk Persahabatan dan Solidaritas dengan Rakyat Korea (APRCFSKP) Javed Ansari dari Pakistan.

Kepada Teuku Rezasyah, Dewi Sukarno memberikan restu agar pikiran-pikiran pendiri kedua bangsa terus disosialisasikan dan diwariskan kepada generasi muda. 

Teuku Rezasyah melaporkan bahwa dirinya baru saja menghadiri Konferensi Internasional Juche yang diselenggarakan tanggal 8 dan 9 Oktober. 

Dosen hubungan internasional di Universitas Padjadjaran dan President University ini menjadi salah seorang peserta aktif dalam konferensi yang dihadiri lebih dari 100 peserta dari 25 negara itu. Konferensi Internasional Juche diselenggarakan Korea Association for Social Scientists (KASS). 

Pada Kamis malam, 9 Oktober 2025, semua peserta Konferensi Internasional Juche menghadiri perayaan HUT ke-80 Partai Pekerja Korea di Stadion May Day Pyongyang bersama Presiden Korea Utara Kim Jong Un.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya