Berita

Foto yang beredar di media sosial memperlihatkan jenazah yang tampak mirip dengan pemimpin Hamas, Yahya Sinwar/X

Dunia

Israel Tolak Serahkan Jenazah Yahya Sinwar ke Hamas

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 15:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Israel dilaporkan menolak menyerahkan jenazah Yahya Sinwar dan saudaranya, Mohammed Sinwar, sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang sedang berjalan dengan Hamas. 

Yahya Sinwar merupakan kepala Biro Politik Hamas sekaligus otak serangan lintas batas 7 Oktober 2023, sementara Mohammed Sinwar adalah salah satu pemimpin senior kelompok tersebut.

Menurut laporan Radio Tentara Israel yang dikutip dari sumber keamanan, penyerahan jenazah kedua tokoh Hamas itu tidak akan dimasukkan dalam tahap awal kesepakatan. Langkah ini memicu ketegangan baru di tengah proses pelaksanaan perjanjian gencatan senjata.


Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, menuduh Israel mencoba memanipulasi jadwal, daftar, dan langkah-langkah yang telah disepakati. 

Ia menyebut Israel masih menghindar dari komitmen utama seperti penarikan pasukan, pembebasan tahanan, serta pemulangan warga yang mengungsi.

“Israel harus mematuhi apa yang sudah disepakati, dan kami menyerukan para mediator untuk menekan mereka,” ujar Qassem, seperti dimuat Middle East Monitor, Jumat, 10 Oktober 2025.

Qassem juga menekankan bahwa semua tawanan Israel, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal, harus diserahkan pada fase pertama kesepakatan.

Sementara itu, surat kabar Haaretz mengutip sumber politik yang menyebut tentara Israel akan menyelesaikan tahap awal penarikan pasukan sebagian dalam waktu 24 jam setelah kesepakatan dijalankan. Penarikan ini akan dilakukan sebelum pembebasan tawanan yang masih hidup.

Setelah penarikan pasukan, Amerika Serikat diperkirakan akan mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi bahwa prosedur awal telah terlaksana. Pembebasan tawanan hidup Israel diperkirakan akan berlangsung dalam waktu 72 jam setelah tahap pertama tersebut selesai.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya