Berita

Wamendagri Ribka Haluk di Istana Merdeka Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Prabowo Bakal Lantik Komite Percepatan Pembangunan Papua hingga Dubes

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 13:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua pada Rabu sore, 8 Oktober 2025. 

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menjadi salah satu tokoh yang dipanggil ke Istana Merdeka menjelang pelantikan. 

Ia menyebut posisinya dalam struktur komite masih menunggu keputusan resmi presiden. Namun kemungkinan besar akan tergabung dalam Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua.


“Bukan ketua, saya akan dilantik sebagai kepala badan, Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua. Tapi saya tidak mendahului ya, SK belum ada. Nomenklaturnya nanti setelah Bapak Presiden membacakan baru bisa kita tahu,” kata Ribka kepada wartawan di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta.

Ribka mengaku belum mendapatkan informasi rinci mengenai peran dan tugas komite tersebut. 

“Nanti sebentar, setelah kita dengar dulu pembacaan surat keputusannya seperti apa, baru kami tahu,” ujarnya.

Meski begitu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan Papua, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. 

“Memang harus kita lakukan tugas-tugas dalam rangka percepatan pembangunan Papua. Misalnya di bidang pendidikan, di bidang kesehatan, pertumbuhan ekonomi, juga koordinasi dengan pemerintah daerah di Papua,” jelas Ribka.

Selain melantik komite baru, Presiden juga dijadwalkan melantik ketua dan anggota Lembaga Simpan Pinjam (LPS) serta duta besar (Dubes) sejumlah negara sahabat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya