Berita

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Marwan Cik Asan. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Paket Stimulus Kuartal IV 2025

Demokrat: Setiap Rupiah Anggaran Tak Boleh Melenceng

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 12:07 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Fraksi Partai Demokrat DPR memastikan bakal mengawal paket stimulus ekonomi untuk kuartal IV 2025. 

Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Marwan Cik Asan menyatakan bahwa satu paket senilai Rp16,23 triliun itu harus tepat sasaran dan berkelanjutan. 
 
"Stimulus harus tepat sasaran. Setiap rupiah anggaran harus benar-benar sampai kepada rakyat yang membutuhkan," kata Marwan kepada wartawan, Rabu 8 Oktober 2025.


Ia mengurai bahwa tantangan utama dalam pelaksanaan paket stimulus ekonomi bukan terletak pada niat atau besaran anggaran, melainkan terkait efektivitas pelaksanaan di lapangan. Dalam konteks ini, peran pengawasan dan kolaborasi antara pemerintah dan DPR menjadi sangat penting.

Marwan mengingatkan, bantuan pangan dan insentif tidak boleh jatuh ke tangan yang tidak berhak, apalagi tumpang tindih dengan program serupa dari kementerian lain.

Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat integrasi data lintas program, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), dan data kemiskinan ekstrem agar proses verifikasi penerima manfaat berbasis data yang aktual, bukan sekadar administratif.

"Transparansi dalam pendataan dan pelaporan publik harus dijaga, karena kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah lahir dari keterbukaan dan akurasi data," ujar anggota Badan Anggaran DPR RI itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya