Berita

Menteri Luar Negeri Jepang, Takeshi Iwaya (Foto: Reuters)

Dunia

Jepang Ultimatum Israel: Hentikan Serangan atau Tokyo Akui Palestina

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri Jepang, Takeshi Iwaya, menyampaikan peringatan keras kepada Israel agar tidak melakukan tindakan yang dapat merusak proses perdamaian di Gaza yang diusulkan Presiden AS Donald Trump.

Dalam pernyataan yang bertepatan dengan peringatan serangan 7 Oktober, Iwaya menekankan pentingnya menghentikan tindakan sepihak Israel, mewujudkan gencatan senjata yang berkelanjutan, membebaskan seluruh tawanan secara segera, serta memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan tanpa hambatan ke wilayah Gaza.

“Semua pihak harus bertindak sesuai dengan rencana yang diusulkan oleh Presiden Trump,” ujar Iwaya, dikutip dari Al-Jazeera, Kamis, 8 Oktober 2025.


Iwaya juga menegaskan bahwa setiap langkah Israel yang melemahkan dasar solusi dua negara akan memaksa Tokyo mempertimbangkan langkah tegas.

“Jika terjadi perkembangan yang secara nyata menghancurkan fondasi solusi dua negara, Jepang akan mempertimbangkan semua opsi, termasuk sanksi terhadap Israel atau pengakuan negara Palestina.”

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya