Berita

Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra. (Foto: YouTube Forum Keadilan TV)

Politik

Kebijakan Mualem Tertibkan Tambang Ilegal Memutus Hegemoni Oligarki

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 03:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kebijakan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dalam menertibkan aktivitas tambang ilegal demi menjaga kelestarian lingkungan dan kebermanfaatan buat masyarakat menuai apresiasi.

Menurut Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra, kebijakan tersebut sangat tepat untuk memutus hegemoni oligarki yang selama ini bercokol.

“Dalam tambang ilegal yang mendapat hasil besar adalah orang-orang besar, oknum aparat keamanan. Jangan salah lho, berapa banyak beko di sana, setiap satu beko mereka setor ke aparat keamanan (hingga Rp30 juta). Mereka bekerja seperti maling, dieksploitasi, saat ditangkap mereka dipalak,” kata Sri Radjasa saat berbincang dengan jurnalis senior Darmawan Sepriyossa dikutip dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, Rabu, 8 Oktober 2025.   
 

 
Lanjut dia, Mualem perlu membuat aturan turunan dari kebijakan berani yang sudah dijalankan.

“Cuma saat ini Mualem belum memformulasikan solusi transisi. Nah itulah makanya saya melihat Mualem lagi menyusun satu konsep bagaiman memberdayakan masyarakat pertambangan dalam produk hukum,” jelasnya.

Mantan aparat intelijen negara yang kenal dekat dengan Mualem sejak lama ini optimistis bahwa penertiban tambang ilegal tersebut akan mensejahterakan rakyat.   

“Ketika ini diputus oleh Mualem ada manfaatnya, tidak terjadi eksploitasi dan menghasilkan manfaat besar buat rakyat,” pungkasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Dilema Kelas Menengah dan Bawah di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:31

Lewat Surat Terbuka, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:20

Prabowo Berbelasungkawa atas Wafatnya Jenderal TNI Purn Subagyo

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:17

Harga Emas Antam Ambruk, Termurah Dijual Rp1,33 Juta

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:13

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:03

Muslim Arbi Apresiasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Swasembada Beras Jadi Prestasi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:59

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Rupiah Bergerak ke Rp18.023 per Dolar AS

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:49

Komisi II DPR Desak HGU Perusahaan Pembakar Hutan Dicabut

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:44

BEI Pastikan Saham HSC Tetap Diperdagangkan, Hanya Dicoret dari Hitungan IHSG

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:40

IHSG Dibuka Merah, Dua Menit Perdagangan Langsung Lompat 1,8 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:22

Selengkapnya