Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Negosiasi Tarif RI-AS Terhenti Gara-gara Shutdown Trump

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 14:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Negosiasi tarif antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) terhenti sementara akibat penghentian operasional (shutdown) yang masih berlangsung di pemerintahan Presiden Donald Trump.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, proses pembahasan yang sebelumnya dilakukan secara daring terpaksa dihentikan karena dampak langsung dari kondisi tersebut.

"Jadi tim negosiasi berunding melalui Zoom, tetapi dengan adanya shutdown di Amerika, itu termasuk kita juga kena shutdown. Artinya negosiasinya sementara terhenti," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, pada Selasa, 7 Oktober 2025.


Meski begitu, Airlangga memastikan komunikasi dengan pihak Amerika masih terus dijaga. 

"Saya akan berbicara juga malam ini dengan Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) untuk bagaimana kita langkah selanjutnya. Jadi mengenai jadwal belum bisa dipastikan, karena pemerintah Amerika kan sekarang sedang shutdown. Jadi kita monitor perkembangan. Karena belum selesai semuanya, dokumennya belum selesai, maka tentu kita lihat ke depannya seperti apa," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia menargetkan penyelesaian dokumen hukum (legal drafting) pada akhir Oktober 2025. Menurut Airlangga, legal drafting itu sesudah pembicaraan (bilateral) selesai. Adapun setelah tahap legal drafting selesai, pemerintah masih harus menunggu hingga Perjanjian Perdagangan Timbal Balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART) benar-benar final agar tarif resiprokal 19 persen bisa diterapkan.

"Ya tentu, sebelum ditandatangan tidak jadi final semua. Jadi, tunggu sampai final, jadi kita sedang siapkan," tandas Airlangga.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya