Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: AP)

Dunia

Keluarga Sandera Israel Usulkan Trump Dapat Nobel Perdamaian

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 12:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah kelompok advokasi Israel yang memperjuangkan pembebasan sandera di Gaza menyerukan agar Presiden Amerika Serikat Donald Trump dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian atas upayanya dalam mendorong perdamaian di kawasan tersebut.

Dalam surat resmi kepada Komite Nobel Norwegia, Hostages and Missing Families Forum menyatakan Trump telah mewujudkan hal yang oleh banyak orang dianggap mustahil.

“Kami dengan tegas mendesak Anda untuk memberikan Hadiah Nobel Perdamaian kepada Presiden Trump, karena ia telah berjanji tidak akan beristirahat dan tidak akan berhenti sampai sandera terakhir kembali ke rumah,” demikian pernyataan forum tersebut, seperti dimuat AFP, Selasa, 7 Oktober 2025. 


Forum itu juga menambahkan bahwa dalam setahun terakhir, tidak ada pemimpin atau organisasi yang berkontribusi lebih besar terhadap perdamaian dunia dibandingkan Presiden Trump.

Seruan tersebut muncul menjelang perundingan penting antara Israel dan Hamas yang dijadwalkan berlangsung di Mesir. Negosiasi ini akan mengacu pada rencana 20 poin yang diumumkan Trump pekan lalu.

Trump secara terbuka telah menyatakan keinginannya untuk meraih Nobel Perdamaian. Namun, para ahli menilai peluangnya masih kecil.

Meski demikian, Trump mengklaim telah menyelesaikan enam atau tujuh perang hanya dalam beberapa bulan, sebuah klaim yang oleh para pengamat dianggap sangat dilebih-lebihkan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya