Berita

Beberapa karangan bunga dipajang di area Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Surabaya. (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

Kantor Kejati Jatim Banjir Karangan Bunga

SENIN, 06 OKTOBER 2025 | 18:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Halaman Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani Surabaya dipenuhi karangan bunga yang berjejer dari pintu masuk hingga halaman parkiran pada Senin, 6 Oktober 2025.

Karangan bunga ini dikirim dari berbagai pihak, mulai dari yang mengatasnamakan Kejati Lovers, Aliansi Jatim Bebas Korupsi, Jatim Peduli Korupsi, hingga Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia.

Mereka menyampaikan apresiasi kepada Kejati terkait penuntasan dugaan korupsi PT. Delta Artha Bahari Nusantara (DABN).


"Kami berikan rasa hormat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kajati, Aspidsus dan seluruh stakeholder di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, utamanya dalam membongkar dugaan kasus korupsi di PT DABN," kata Pembina Ikatan Keluarga Mahasiswa Madura (IKMM), Mohammad Hafidz Kudsi.

Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Nasional (UNAS) itu menyebut, kasus korupsi yang ditangani Kejati merupakan bentuk penegakan supremasi hukum yang harus didukung. 

"Jejeran karangan bunga ini juga menandakan masyarakat percaya terhadap penuntasan kasus yang ditangani, ini juga menepis adanya isu bahwa Kejati Jatim dapat disetir oleh sekelompok orang tertentu," sambung Hafidz.

Lebih lanjut, Hafidz menuturkan bahwa Kejati Jatim mempunyai tanggung jawab besar atas kepercayaan masyarakat untuk terus menunjukkan kinerja profesional dalam menuntaskan banyak kasus di Jawa Timur.

"Rakyat tentu monitor dan mengawal semua kasus yang sedang ditangani Kejati Jatim," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya