Berita

Ilustrasi (Foto: CBS)

Dunia

Trump akan Kirim Pasukan Garda Nasional ke Oregon

SENIN, 06 OKTOBER 2025 | 14:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana mengirim 300 anggota Garda Nasional California ke negara bagian Oregon. Hal ini disampaikan oleh Gubernur California, Gavin Newsom.

Tak terima dengan langkah tersebut, Newsom menyebut Trump telah melakukan penyalahgunaan hukum dan kekuasaan yang mengerikan. Ia menegaskan akan melawan keputusan tersebut melalui jalur hukum.

“Panglima tertinggi menggunakan militer AS sebagai senjata politik melawan warga negaranya sendiri,” kata Newsom, dikutip dari Al Jazeera, Senin, 6 Oktober 2025.


“Kami akan membawa masalah ini ke pengadilan. Namun publik juga tidak boleh diam menghadapi tindakan sembrono dan otoriter Presiden Amerika Serikat,” lanjutnya.

Pengiriman pasukan Garda Nasional ke Portland, Oregon, disebut sebagai eskalasi terbaru dari intervensi federal yang dilakukan Trump di kota-kota yang dipimpin Partai Demokrat. Trump menggambarkan kota-kota tersebut sebagai wilayah dengan tingkat kejahatan tinggi.

Sejak menjabat untuk masa keduanya, Trump telah mengirim atau menyatakan rencana pengiriman pasukan ke sepuluh kota, termasuk Baltimore (Maryland), Memphis (Tennessee), Washington D.C., New Orleans (Louisiana), serta beberapa kota besar di California seperti Oakland, San Francisco, dan Los Angeles.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya