Berita

Kunjungan mantan Presiden RI Joko Widodo, ke kediaman Presiden RI, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan. (Foto: Istimewa)

Politik

Pertemuan Jokowi-Prabowo Disinyalir Bahas Urusan Pribadi

MINGGU, 05 OKTOBER 2025 | 13:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Langkah mantan Presiden Joko Widodo alias Jokowi menemui Presiden Prabowo Subianto di kediamannya, di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Oktober 2025, disinyalir untuk mengamankan diri.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza meyakini, Jokowi yang menginisiasi pertemuan dengan Presiden Prabowo untuk membahas kondisi politik negeri yang tidak sepenuhnya masalah negara.

"Jokowi bertemu dua jam diperkirakan, banyak spekulasi isi pertemuannya, diyakini Jokowi banyak menjelaskan pandangannya, sikapnya, sekaligus upayanya memengaruhi pemerintahan," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 5 Oktober 2025.


Dia memperkirakan, materi pembicaraan Jokowi yang tidak diungkap orang-orang dekatnya pasca pertemuan dengan Presiden Prabowo, mengindikasikan ada persoalan yang sifatnya pribadi.

"Pembicaraan keduanya diperkirakan hal penting, namun lebih banyak subjektifitas diri Jokowi. Karena banyak persoalan politik yang sedang hangat di publik karena komunikasi dan perilaku Jokowi," tuturnya.

Oleh karena itu, Efriza menilai maksud dan tujuan Jokowi menemui Presiden Prabowo agar dapat menjaga citra positif di masyarakat, mengingat banyak masalah yang mengemuka di publik soal dirinya saat masih menjabat Presiden ke-7 RI.

"Diduga kuat Jokowi sedang berusaha tetap memengaruhi sikap dari Presiden Prabowo maupun pengelolaan pemerintahannya," tuturnya.

"Upaya ini ditengarai agar Jokowi tak kehilangan wajah di publik," demikian magister ilmu politik Universitas Nasional (UNAS) itu menambahkan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya