Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Dunia

Pusat Data Raksasa Akan Pindah ke Ruang Angkasa

SABTU, 04 OKTOBER 2025 | 13:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pendiri Amazon, Jeff Bezos, memprediksi bahwa di masa depan akan ada pusat data raksasa yang dibangun di ruang angkasa.

Berbicara di ajang Italian Tech Week di Turin, Italia, Bezos mengatakan ide ini bisa terwujud dalam 10 hingga 20 tahun ke depan. Ia menjelaskan bahwa energi matahari yang melimpah dan tersedia tanpa henti di luar angkasa bisa membuat pusat data orbital jauh lebih efisien dibandingkan yang ada di Bumi.

Menurutnya, pusat data di Bumi kini menghadapi masalah besar karena meningkatnya kebutuhan listrik dan air untuk mendinginkan server. Sementara di ruang angkasa, sumber energi matahari bisa dimanfaatkan terus-menerus tanpa gangguan cuaca.


“Klaster pelatihan raksasa ini akan lebih baik dibangun di ruang angkasa, karena di sana kita punya tenaga surya 24 jam sehari. Tidak ada awan, hujan, atau cuaca,” kata Bezos dalam percakapannya dengan Ketua Ferrari dan Stellantis, John Elkann, dikutip dari Reuters, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Ia menambahkan bahwa dalam beberapa dekade mendatang, biaya membangun pusat data di ruang angkasa bisa lebih murah dibandingkan di Bumi.

Bezos juga menilai bahwa langkah ini merupakan bagian dari tren yang lebih besar, yaitu pemanfaatan luar angkasa untuk meningkatkan kehidupan manusia di Bumi.

“Hal itu sudah dimulai dengan satelit cuaca dan komunikasi. Langkah berikutnya adalah pusat data, lalu bentuk manufaktur lainnya,” ujarnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya