Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Harga Brent dan WTI Kompak Naik

JUMAT, 03 OKTOBER 2025 | 10:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia naik tipis pada perdagangan Jumat, 3 Oktober 2025, setelah mengalami penurunan empat sesi berturut-turut.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 18 sen atau 0,3 persen menjadi 64,29 Dolar AS per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 19 sen atau 0,3 persen menjadi 60,67 Dolar AS per barel.

Namun, jika harga tidak pulih lebih lanjut, Brent bisa mencatat penutupan terendah sejak akhir Mei, sementara WTI berpotensi berakhir di level terendah sejak awal Mei. Dalam sepekan, Brent tercatat turun tajam 8,3 persen, sedangkan WTI turun 7,6 persen.


Analis IG, Tony Sycamore, memperkirakan harga bisa kembali melemah jika OPEC+ benar-benar mengumumkan peningkatan produksi hingga 500.000 barel per hari akhir pekan ini. 

“Kenaikan produksi sebesar itu bisa menekan harga kembali ke level support 58 dolar AS, bahkan mungkin menguji level terendah tahun ini di 55 dolar AS,” katanya.

Di sisi lain, Badan Informasi Energi AS melaporkan stok minyak mentah, bensin, dan sulingan meningkat pekan lalu. Hal ini terjadi karena aktivitas penyulingan menurun dan permintaan melemah.

Sycamore menambahkan, ada dua faktor lain yang ikut menekan harga, yakni kekhawatiran penutupan pemerintah AS yang dapat memperlambat ekonomi, serta dimulainya kembali ekspor minyak dari wilayah Kurdi di Irak.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya