Berita

Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono di kediamannya, kawasan Permata Hijau, Jakarta Barat pada Kamis, 2 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Mardiono Ajak Kubu Agus Suparmanto Bersatu Besarkan PPP

JUMAT, 03 OKTOBER 2025 | 02:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mengajak seluruh elemen partai untuk kembali bersatu pasca-Muktamar X dan terbitnya Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum (Kemenkum) terkait kepengurusan DPP PPP 2025-2030.

Mardiono menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi kubu-kubuan di internal partai berlambang kabah.

“Saya masih menunggu, bukan hanya menunggu tapi mengajak (kubu Agus Suparmanto). Yuk kita sekali lagi, bukan hanya yang ada di Jakarta, tapi seluruh Indonesia. Kita bersatu kembali untuk kita memperkokoh perjuangan Partai Persatuan Pembangunan,” ujar Mardiono di kediamannya, kawasan Permata Hijau, Jakarta Barat, Kamis 2 Oktober 2025.


Mantan Wantimpres ini juga terbuka mengajak silaturahmi dengan Agus Suparmanto, yang sebelumnya mengklaim sebagai Ketua Umum hasil Muktamar X.

"Silaturahmi kan harus terus kita bangun, silaturahmi harus kita lakukan, bukan hanya kepada (Agus Suparmanto), sekarang sesungguhnya yang nggak ada kubu-kubu ya, karena PPP itu adalah keluarga ya, kita semua adalah keluarga," jelasnya.

Selain itu, Mardiono turut menyambut pihak-pihak yang baru bergabung dengan PPP untuk bersama-sama membesarkan partai.

"Jadi kalau yang baru bergabung mungkin ya ke Partai Persatuan Pembangunan, selamat datang ya, mari kita bersatu untuk membesarkan Partai Persatuan Pembangunan," pungkas Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan ini.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya