Berita

Salah satu gerai KFC di wilayah Tangsel (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

KFC Tutup 19 Gerai dan PHK Ratusan Pegawai hingga September 2025

KAMIS, 02 OKTOBER 2025 | 17:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengelola jaringan restoran cepat saji KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) tercatat telah menutup 19 gerai hingga September 2025. Direktur Fast Food Indonesia Wahyudi Martono mengatakan keputusan ini telah berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawan.

"Sampai bulan September 2025 kita sudah menutup 19 gerai. Kemudian, ada berapa banyak karyawan yang terimbas PHK? Kita ada kurang lebih sekitar, kita ada sekitar 400 karyawan yang terimbas dengan PHK," ujar Wahyudi dalam Public Expose, dikutip Kamis 2 Oktober 2025.

Wahyudi menjelaskan, penutupan gerai sebagian besar disebabkan masa sewa yang berakhir, ditambah kondisi penjualan yang belum pulih sejak pandemi 2020. Meski demikian, ia menegaskan beberapa penutupan tersebut tidak bersifat permanen.


“Artinya, kalau kita melihat bahwa daerah tersebut masih mempunyai power yang baik, market yang baik, penutupan itu tidak hanya tidak permanen tapi kita lakukan sementara, di mana kita mencoba mencari lokasi yang lebih baik. Tentunya, kenapa kita pindahkan lokasi? Karena kita mengharapkan aktivitas transaksi day in akan meningkat,” jelasnya.

Dari sisi kinerja keuangan, Fast Food Indonesia masih mencatat rugi bersih pada semester I 2025 sebesar Rp138,75 miliar. Angka ini turun 60 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp348,83 miliar.

Pendapatan perusahaan juga turun 3,12 persen menjadi Rp2,40 triliun dari sebelumnya Rp2,48 triliun. Namun, beban pokok penjualan berhasil ditekan dari Rp1,05 triliun menjadi Rp961,44 miliar.

Efisiensi tersebut membuat laba bruto perseroan naik tipis menjadi Rp1,44 triliun pada paruh pertama 2025, dari Rp1,42 triliun di periode yang sama tahun lalu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya