Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat melakukan penindakan rokok ilegal di Surabaya, Kamis 2 Oktober 2025. (Foto: Kemenkeu)

Bisnis

Purbaya Janji Jaga Pasar dan Sikat Habis Rokok Ilegal

KAMIS, 02 OKTOBER 2025 | 17:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Ia menekankan, langkah itu untuk menjaga keadilan dalam persaingan dan memastikan penerimaan negara tetap terjaga.

“Kenapa dibinasakan? Ini kan ada yang bayar pajak ada yang nggak bayar pajak. Kalau yang bayar pajak diadukan dengan yang nggak bayar cukai, ya mereka rugi dong," kata Purbaya di Kantor Wilayah Bea dan Cukai Surabaya, Jawa Timur, Kamis 2 Oktober 2025.

Menurutnya meski tarif cukai hasil tembakau (CHT) tidak naik pada 2026, pemerintah tetap membidik peningkatan penerimaan lewat pengawasan ketat dan menciptakan industri yang adil.


“Kita akan perkuat dengan ciptakan tempat bermain yang lebih fair untuk semuanya, kira-kira begitu,” katanya.

Ia pun memaparkan langkah yang akan ditempuhnya adalah menjaga pasar agar tidak dikontaminasi dengan barang-barang selundupan. Menurutnya, pemerintah tengah menyiapkan kawasan industri hasil tembakau di beberapa daerah yang dicurigai sebagai pusat produksi ilegal. Upaya itu dilakukan agar para pelaku bisa masuk ke jalur formal.

“Akan diberdayakan, tapi setelah diberdayakan harus bayar pajak. Kalau nggak, langsung saya sikat, saya nggak ada ampun tuh,” tegasnya.

Selain itu, jalur impor juga akan diawasi lebih ketat. Purbaya menegaskan, pengawasan di pelabuhan juga bakal diperkuat untuk menutup celah masuknya rokok ilegal dari luar negeri.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya